BekasiBerita UtamaKriminal

Sidang Pembunuh Satu Keluarga Ditunda

Sidang Pembunuh Satu Keluarga Ditunda
SIDANG DITUNDA: Terdakwa pembunuhan satu keluarga Haris Simamora berdialog dengan penasehat hukum saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Bekasi, Belum lama ini, Agenda sidang pembacaan saksi ditunda lantaran JPU tidak dapat mengahadirkan saksi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Sidang lanjutan pembunuh satu keluarga, dengan terdakwa Harri Aris Sandigon alias Haris Simamora di Pengadilan Negeri (PN) Bekasi terpaksa ditunda.

Penundaan sidang karena Ketua Majelis Hakim sakit. Tidak hanya itu, masih berjalannya proses rekapitulasi suara Pemilu Serentak 2019 membuat fokus petugas keamanan terbagi. Sehingga ada kekhawatiran pengamanan sidang tak maksimal.

Selain dua alasan tersebut, disebutkan pula bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menghadirkan saksi dalam persidangan dengan alasan berhalangan hadir.

Meski sidang lanjutan kemarin ditunda, namun Hari Aris Sandigon tetap hadir dalam persidangan, ia nampak hanya terdiam dan mengangguk dengan keputusan hakim tersebut. Sidang akan dilanjutan kembali pada hari Rabu (24/4) mendatang.

Anggota Majelis Hakim, Syofia M Tambunan menjelaskan sidang lanjutan yang sejatinya digelar Senin (22/4)  itu masih mendengarkan keterangan saksi.

“Sidang lanjutan hari ini kita tunda karena ketua majelis hakim berhalangan hadir karena sedang sakit,” katanya, Senin (22/4).

Sementara diwaktu yang berbeda, Penasehat Hukum Harri yang hadir dalam persidangan, Barmendo Suagian menyayangkan ditundanya sidang atas kliennya tersebut. Ia mengatakan penundaan sidang ini berakibat pada molornya waktu persidangan.

”Ya menyayangkan, tadi disaksikan juga, disamping ketua majelis hakimnya enggak datang, saksinya juga enggak ada, jaksanya enggak bisa hadirin saksinya,” katanya.

Pihaknya berharap sidang yang akan dilanjutkan pada Rabu (24/4) mendatang dapat berjalan dengan lancar dan tidak terjadi lagi penundaan dengan alasan tidak dapat dihadirkannya saksi oleh JPU.

Pihaknya berencana untuk menghadirkan tiga saksi meringankan untuk kliennya. Terkait dengan ketiga orang tersebut sampai saat ini masih dirahasiakan oleh tim penasehat hukum Harri.

”Saksi dari penasehat hukum ada tiga orang. Bukan dari praktisi atau ahli yah,” singkatnya.

Hingga saat ini, saksi yang dihadirkan baru tiga orang yakni kakak kandung korban, Douglas Nainggolan, Karyawan di toko korban, Mangarita Sidabutar dan salah satu penghuni kontrakan, Hilarius.

Diketahui, Harris Simamora didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap keluarga Daperum Nainggolan di Pondokmelati Kota Bekasi.

Ada empat korbannya, yakni suami istri, Daperum Nainggolan, Maya Boru Ambarita, serta kedua anaknya Sarah Nainggolan, dan Yehezkiel Arya Paskah Nainggolan.

Pembunuhan satu keluarga Daperum Nainggolan terjadi pada Selasa (13/11), di kediaman Daperum, Jl Bojong Nangka, Pondokmelati.

Pembunuhan ini berlatar belakang sakit hati atas pernyataan korban saat Harris Simamora hendak menginap. Harris didakwa dengan Pasal 340 KUHPidana, Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHPidana, dan Pasal 338 KUHPidana. (sur).

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker