Berita UtamaCikarangRealtime

Pengamat : DPRD Harus Kembali Bekerja

Demokrat Kader Pindah Partai di PAW
ILUSTRASI : Kantor DPRD Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Rabu (11/7). ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pengamat Politik dan Ilmu Pemerintahan Universitas Islam 45 Bekasi, Harun Alrasyid angkat bicara terkait belum adanya program legislasi daerah (prolegda) yang dibahas DPRD Kabupaten Bekasi selama hampir empat bulan kebelakang.

Ia menilai, merosotnya kinerja anggota dewan jelang Pemilu merupakan hal yang kerap terjadi.

BACA: Hampir Empat Bulan Kerja, DPRD Belum Pernah Bahas Prolegda

Hal itu, menurut dia, disebabkan karena partai tidak mencetak kader sebagai seorang profesional. Tapi, sebatas tokoh yang mampu meraup suara.

“Jadilah sekarang mereka kembali pada pondasi awal yang bertugas meraup suara. Sedangkan, tugas utama mereka ditinggalkan. Anggota dewan kini justru banyak mengerjakan pekerjaan di luar fungsinya,” katanya, Selasa (23/4).

Harun mengatakan, setelah hari pencoblosan selesai, sudah sepatutnya anggota dewan kembali ke meja kerja menyelesaikan amanat yang dititipkan rakyat pada 4,5 tahun lalu.

Karena kan mereka itu disumpah untuk bekerja selama lima tahun. Bukan empat tahun atau 4,5 tahun. Jadi sebenarnya masa bakti mereka itu sampai nanti Oktober. Bukan sampai pemilu kemarin,” ujarnya.

“Baiknya anggota dewan mengingat, kendati mereka anggota partai namun mereka menjabat itu sebagai wakil rakyat bukan wakil partai. Ini saya kira penting, karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Maka kembalilah bekerja,” sambung Harun.

Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Bekasi tidak menetapkan satu pun Peraturan Daerah (Perda) selama hampir empat bulan kebelakang.  Padahal, ada sebanyak 16 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2019. Hal itu diakui Ketua Badan Pembahasan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Bekasi, Suganda.

“Itu prolegda memang sudah disahkan tahun lalu untuk dibahas tahun ini. Tapi memang belum ada yang dibahas,” katanya, Selasa (23/4).(and)

Close