Berita UtamaCikarangLingkunganSosial

Kawasan Kumuh Berpotensi Bertambah

Radarbekasi.id – Kawasan permukiman kumuh di Kabupaten Bekasi berpotensi bertambah. Karena masalah masyarakat Buang Air Besar (BAB) sembarangan belum bisa diselesaikan masalahnya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan mengakui, apabila untuk membangun tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) di tengah lingkungan masyarakat mendapati kendala.

Menurutnya, wilayah permukiman yang masyarakatnya bab sembarangan berpotensi dapat menjadi kawasan kumuh.

“Untuk membangun MCK kami masih terkendala terkait lahan, sebab kalau di kawasan permukiman kan tidak ada lahan Prasana Sarana Utilitas (PSU),” kata Iwan, saat dihubungi Radar Bekasi, Rabu (24/4).

Ia menyampaikan, untuk menghindari atau menekan kawasan kumuh pihaknya akan melakukan pembenahan 11 kawasan kumuh yang tersebar di 11 desa se-Kabupaten Bekasi.

“Pendataan kami memang ada 11 kawasan kumuh, dan tahun ini akan dibangun. Saat ini ada tiga titik proses lelang, kemungkinan dalam waktu dekat akan dibangun,” ujarnya.

Menurut Iwan, untuk penekanan kawasan kumuh di tengah masyarakat memang butuh tim terpadu. Sehingga penyelesaiannya dapat ditemukan solusi demi kehidupan masyarakat dalam kesejahteraan. (and)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker