BekasiBerita UtamaLingkungan

Limbah Plastik dan Makanan Terbanyak

Masuk TPST Bantargebang

TPST Bantargebang
DIPILAH: Pemulung terlihat memilah sampah yang masih bisa dijual termasuk sampah plastik yang mendominasi di TPST Bantargebang. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Limbah makanan dan plastik mendominasi sampah masuk ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Admin Kepegawaian TPST Bantargebang, Arok menjelaskan, sebanyak 39 persen limbah makanan dan 33 persen limbah plastik masuk ke TPST setiap harinya.

”Sampah lainnya adalah limbah tekstil sembilan persen, limbah berbahaya empat persen, kayu dan rumput empat persen, kertas empat persen, karet/kulit tiga persen, limbah hewan peliharaan dua persen, dan sampah lainnya dua persen,” ucapnya

Pada 2013 rata-rata muatan truk harian hanya 778 unit per hari. Kemudian meningkat menjadi 835 unit per hari pada 2014, 960 unit per hari pada 2015, 1.058 unit per hari pada 2016, dan 1.213 unit per hari pada 2017.

Hingga 2019, angka muatan truk per hari masih pada rata-rata 1.213 unit.

”Keseluruhan sampah tersebut diangkut oleh sekitar 1.200 truk sampah yang keluar masuk TPST Bantar Gebang per harinya. Jadi jumlah truk itu meningkat dari tahun ke tahun, karena volume sampah terus naik,” tutupnya. (dyt/pjk)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker