BekasiBerita UtamaPemiluPeristiwaPolitik

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi Dipolisikan  

IMG-20190513-WA0000-01
DIRAWAT: Caleg Partai Nasdem Kabupaten Bekasi, Taih Minarno menunjukkan bukti laporan pengeroyokan.
Dirinya kini mendapatkan perawatan di RSUD Cibitung. KARSIM PRATAMA/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Saksi dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Bekasi, Taih Minarno melaporkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman ke Polres Metro Bekasi. Hal itu menyusul pengeroyokan yang dialami Taih pada Minggu (12/5) dini hari.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Demokrat ini telah melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut dengan laporan polisi bernomor LP/498/356 – SPKT/K/V/2019/ Restro Bekasi tanggal 12 Mei 2019.

Pria yang juga caleg dari Partai Nasdem ini menjelaskan kronologi peristiwa tersebut secara rinci.

Kata dia, usai rapat pleno penghitungan suara digelar, ia keluar ruangan dari Gedung Serbaguna Tambun dan sempat diwawancarai sejumlah awak media.

Kemudian, salah seorang saksi dari PDIP mendatanginya dan meminta Taih untuk bertemu Soleman. Alasannya, salah seorang saksi dari PKS ingin ketemu. Taih yang saat itu tidak tahu akan dikeroyok, langsung menghampiri Soleman.

Saat sampai, masih Taih, dirinya langsung disambut dengan lemparan bangku dari Soleman. Kemudian, disusul dengan pemukulan dari beberapa orang yang ada di sekitar lokasi.

Jadi saat saya menghampiri Soleman, saya langsung ditimpa (dilempar) dengan bangku, sebanyak dua kali, sambil ngomong Sok Tahu Lo. Jadi saya belum sempat ngomong apa-apa,” kata Taih saat ditemui di RSUD Cibitung. Minggu (12/5) sore.

Menurutnya, ada lima orang yang ikut mengeroyoknya. Namun ia mengaku, tidak melihat dengan jelas muka orang – orang tesebut.  Karena, ia sempat tak sadarkan diri.

Pas ditendang saya jatuh, dan sempat tidak sadarkan diri. Makanya nggak melihat muka pelakunya, Pokoknya saya tidak tahu ada permasalahan apa dengan Soleman,” ujarnya.

Atas laporannya itu, Taih mengaku sudah dimintai keterangan terkait kasus tersebut.  “Untuk sekarang kita lihat saja proses hukum yang berlaku seperti apa. Yang jelas saya sudah lapor ke Polres Metro Bekasi,” tuturnya.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi, Soleman mengatakan, peristiwa tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman.

Dia meminta, peristiwa tersebut tidak perlu dilebarkan. Karena Partai Nasdem, dan PDIP merupakan Partai Koalisi TKN yang ada di Kabupaten Bekasi.

Kami saat ini sedang bekerja, tidak usah panjang lebar, antara PDIP dengan Ketua DPW (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bekasi, Teten Kamaludin, sudah komunikasi. Itu hanya kesalahpahaman,” katanya.(pra)

 

Tags
Close