MetropolisPemerintahan

Distapang Cek Keamanan Pangan

Tim Terpadu Sasar Pasar Modern dan Tradisional

Distapang Cek Keamanan Pangan
AMBIL SAMPLE: Tim pengawasan makanan melakukan pengambilan sampel sayuran di pasar Naga Swalayan Senin (13/5). IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Kota Bekasi bersama tim terpadu melakukan pengawasan seputar kebutuhan pangan masyarakat di sejumlah pasar modern, Senin (13/5).

Hal itu untuk memastikan masyarakat mendapat panganan yang segar, baik serta aman dikonsumsi.

Sejumlah produk kemasan, panganan olahan hingga sayuran dan buah menjadi sasaran pengawasan. Kemarin, pengawasan dilakukan di Pasar Naga Swalayan dan Lotte Mart. Sample buah dan sayuran diambil untuk nantinya dilakukan uji laboratorium.

 “Kita tim terpadu melakukan pengawasan yang dibekali surat perintah, yang ditandatangani langsung oleh ibu Sekda dan langsung kita melakukan pengawasan pangan segar dan pangan olahan.  Itu kita lakukan agar masyarakat nyaman belanja kebutuhan pokok yang dibelinya,” kata Armita Kepala Bidang Keamanan Pangan di Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) Kota Bekasi, Senin (13/5).

Tim yang turun kelapangan meliputi petugas dari Distapang, Dinas Kesehatan dan Satpol PP yang merupakan bagian dari tim dasar. Untuk tim keseluruhan juga melibatkan dinas lainnya seperti Dinas UMKM dan Disperindag.

Untuk di Lotte Mart petugas mengambil sample sayuran sedangkan di Pasar Naga Swalayan, petugas mengambil sampel buah-buahan.

“Hari ini kita lakukan pengawasan di dua pasar modern, kita juga mencermati parsel-parsel terhadap tanggal kadaluarsa, juga kualitas barangnya jika ada yang tidak layak agar tidak di jual. Pola susunnya juga harus tertata dengan baik jangan sampai ada yang tercampur,” ucapnya.

Armita menambahkan, hasil pengawasan di pasar modern, pihaknya menunggu hasil uji lab yang nantinya akan disampaikan ke masyarakat serta manajemen pasar modern agar dapat menerima masukan yang diberikan.

 “Kita berharap semuanya aman, itu di tingkat 100 persen, karena sekecil apapun tidak aman akan berdampak negatif. Jadi kita berupaya pangan yang dikonsumsi masyarakat ini 100 persen aman,” katanya.

Ditengah kebutuhan yang meningkat, tidak hanya pangan yang aman dikonsumsi, pihaknya juga mendorong panganan yang berkualitas. Sehingga masyarakat diminta lebih teliti membeli produk makanan.

Barang yang tidak layak konsumi lewat hasil pengawasan, pihaknya meminta pengusaha atau pedagang tidak menjualnya.

 “Target kita sampai menjelang lebaran, 20 pasar modern akan kita periksa. Pasar tradisional pun kita berlakukan sama. Untuk melakukan pengawasan kita acak supaya pengusaha tidak mengetahui kedatangan kita. Kita ingin kondisi riilnya yang kita lihat bukan sesuatu yang sudah di persiapkan,” jelasnya.

Menurutnya, hasil temuan akan dibeberkan baik dan buruknya, guna memastikan kebutuhan yang dijual atau dibeli masyarakat aman dikonsumsi.

Intensitas pengawasan selama Ramadan dilakukan mengingat meningkatnya kebutuhan masyarakat. Disamping itu kebutuhan produk juga meningkat sehingga perlu ketelitian baik si penjual maupun konsumen saat membeli.

 “Kita lakukan himbauan tidak hanya kepada masyarakat saja, kita berharap penyedia juga selektif menerima barang-barang yang masuk, agar pengan yang di terima berkualitas dan aman. Dan bagi masyarakat juga jangan terburu-buru untuk membeli produk serta harus hati-hati memilih makanan serta jangan berlebihan,” pungkasnya. (pay/adv)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker