Berita UtamaKriminalMetropolis

Istri Tersangka Pengedar Sabu Syok

Baru Sebulan Menikah

Warga Karawang Pengedar Sabu DitangkapRadarbekasi.id – Pria berinisial Zul (22) yang dibawa petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) usai dirumah kontrakannya ditemukan puluhan kilogram sabu, harus meninggalkan istri yang baru dinikahinya.

 

Zul yang mengontrak selama tiga bulan di Jalan Lapangan Bola RT 03/03 Kelurahan Kranji, Bekasi Barat itu diketahui baru menikah 14 April lalu. Letak kontrakan Zul bersebelahan dengan orang tuanya.

“Kalau ibunya udah lama kalau dia baru tiga bulan, sebelah-sebelahan. Biasa aja sih, emang tadinya kekurangan tapi akhir-akhir ini lebih ya,” kata pemilik kontrakan, Sumi (60).

Zul dikenal warga sebagai sosok pendiam. Awalnya Sumi mengira anggota BNN yang sudah ramai di gang rumahnya adalah teman dari Zul.

Sang ibu dan istri Zul dijelaskan Sumi saat ini masih syok dan tidak percaya anak dan suami mereka terjerat kasus narkoba skala besar.

 Sang ibu sempat bercerita kepadanya bahwa tiga hari terakhir ini Zul menunjukkan gelagat yang berbeda.

“Kondisi istri syok berat, ya cuman saya kasih semangat aja yang udah ya udah kan nanti ada prosesnya. Kata dia (ibunya) pantas tiga hari ini nyarinya saya (ibu) mulu,” ungkapnya.

Ibu dari pemuda yang diamankan oleh BNN ini diketahui sehari-harinya berprofesi sebagai kuli cuci dan tukang urut. Lingkungan rumah dua hari pasca penggerebekan terlihat sepi.  Pintu rumah Zul nampak tertutup rapat.

Istri Tersangka Pengedar Sabu Syok
MEMOTRET: Perwarta ketika memotret rumah kontrakan tempat ditangkapnya tersangka Zul (22) beserta barang bukti puluhan kilogram sabu di Kranji Bekasi Barat. SURYA BAGUS/RADAR BEKASI

Sebelumnya pada hari Minggu (12/5) dinihari BNN berhasil mengamankan total 289 kilogram sabu beserta 25 butir ekstasi dan empat butir happy five dari dua lokasi yang di datangi yakni Tambun dan Kranji. Total yang diamankan pagi itu sebanyak dua orang yang diketahui berinisial ZUL (22) dan FAR (30).

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek sebuah rumah di Graha Melasti, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (11/5/) pukul 20.00 WIB. Di lokasi itu BNN menyita kurang lebih 100 kilogram sabu.

Lalu di lokasi kedua, sebuah rumah Jalan Lapangan, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (12/5) 01.00 WIB, BNN menyita kurang lebih 89 kilogram sabu, 25 ribu pil ekstasi dan 4 ribu pil happy five.

Pada penggerebekan itu, perkiraan BNN kurang-lebih menyita 200 kilogram lebih sabu. Demikian dikatakan Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari.

“Jumlah tersangka ada 2 orang. Yang bersangkutan adalah gudang merangkap kurir dan tempat penyimpanan sekaligus adalah pengedar, orang yang mendistribusikan ke para pemesan yang memerlukan,” ucapnya.

Inisial tersangka ZUL (22) dan FAR (30). Kata Arman, penggerebekan dengan hasil sabu sitaan mencapai lebih dari 100 kilogram itu bukan kali pertama tetapi sudah 4 kali.

“Sedangkan kegiatan lain, anggota kita masih bergerak di lapangan untuk mencari tersangka. Orang-orang yang terlibat dalam kegiatan penyalahgunaan, peredaran dan penyelundupan narkoba,” ucapnya.

Barang bukti nonnarkotika yang disita antara lain alat komunikasi.

Irjen Arman Depari menyebutkan, sabu-sabu yang disita di 2 lokasi Bekasi Raya, Desa Sumber Jaya, Tambun Selatan; dan Kranji, Bekasi Barat, berasal dari Riau.

“Kemungkinan besar asal narkoba dari Malaysia yang diseberangkan melalui laut. Melalui jalur darat menggunakan truk tronton dicampur dengan kelapa,” katanya, Minggu (12/5) malam, seperti yang diberitakan di Pojok Bekasi (Radar Bekasi Group).

Pencampuran dengan kelapa itu untuk mengelabui petugas selama di perjalanan. Barang bukti yang disita BNN antara lain 200 kilogram lebih sabu-sabu, 25 ribu butir ekstasi dan 4 ribu butir happy five.

“Kalau melihat bukti ini, tersangka terlihat sudah menangani secara profesional dan mempunyai jaringan yang luas, karena jumlah barang yang sedemikian banyak ini, nilainya juga akan banyak,” ucapnya. (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker