BekasiBerita UtamaMetropolis

Lanjutkan Pembangunan Jalan Sisi Selatan

Pembangunan
DILINTASI PENGENDARA: Pengendara melintas di jalan sisi selatan, Kelurahan Harapanmulya, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Selasa (14/5). CR43/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dipastikan akan kembali melanjutkan pembangunan jalan sisi Selatan yang menghubungkan kelurahan Harapanmulya dengan kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medansatria.

Lurah Harapanmulya, Rena Nurwangiaten mengatakan, jalan sisi selatan akan kembali dilanjutkan pengerjaannya tahun 2019 ini, guna mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Pangeran Jayakarta.

”Pada tahun kemarin sempat terhenti pengerjaannya. Tahun ini akan kembali dikerjakaan hingga ujung jalan Kalibaru,” jelasnya kepada Radar Bekasi Selasa (15/5).

Sejauh ini kata dia, jalan sudah dilakukan pengerasan sebelum dilakukan pengecoran. Pembangunan jalan sisi selatan itu dikerjakan dari Kampung Pintu Air sampai Kelurahan Harapanmulya.

Selain dapat mengurai kemacetan, jalur baru itu nantinya menjadi alternatif pengendara roda dua dan roda empat menuju Kayuringin, Kranji, dan Harapanjaya.

”Sekarang masih satu jalur nanti kalau sudah jadi jalan sisi selatan pasti akan diterapkan satu arah oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi,” ucapnya.

Menurut dia, meskipun jalan sisi selatan baru dilakukan pengerasan namun banyak pengendara roda dua yang menggunakan jalan tersebut guna menghindari kemacetan.

”Meskipun baru pengerasan tetapi jalur sisi selatan itu sudah banyak digunakan pengendara roda dua untuk menghindari kemacetan terlebih pada hari Sabtu dan Minggu,” terangnya.

Tambah Rena, pihaknya tidak mengetahui detail anggaran yang digelontorkan Pemkot Bekasi untuk pembangunan jalan tersebut.

”Kami belum tahun berapa anggarannya, yang jelas pemerintah daerah akan kembali melanjutkannya pada tahun ini guna memperlancar arus lalu lintas di wilayah setempat,” tuturnya.

Terpisah, warga RT005/01, Okky (47) berharap jalan sisi selatan dapat segera dibangun untuk memperlancar lalu lintas di jalan utama Pangeran Jayakarta.

Karena, jika terus dibiarkan kondisi jalan justru menganggu pemukiman sekitar mengingat jalan yang sudah dilakukan pengerasan kerap dilintasi pengendara dan berdebu.

”Warga menantikan jalan ini kembali dibangun karena jelas tidak nyaman selain jalannya berbatu, debu kerap berterbangan masuk ke halaman rumah, karena jalan juga sudah digunakan oleh pengendara roda dua, ya semoga dapat dilanjutkan oleh pemerintah,” tandasnya. (cr43)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + four =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker