Metropolis

Puskesmas Diminta Buka 24 Jam

Radarbekasi.id – Selama arus mudik 2019, sejumlah puskesmas serta minimarket yang dilintasi pengendara diminta buka 24 jam.

Puskemas untuk membantu pemudik yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama antisipasi terjadinya kecelakaan. Sementara minimarket menjadi lokasi pemudik untuk beristirahat.

Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan mengatakan, serangkaian kebijakan telah diambil untuk mensukseskan arus mudik atau angkutan lebaran tahun ini.

Beberapa kebijakan yang diambil adalah melakukan ramp check dan pemeriksaan kesehatan pengemudi angkutan umum, penyesuaian trase traffic light di jalan kota. Meminta SPBU, Puskesmas dan toko modern yang berada di sekitar jalan kota buka 24 jam.

Pengaturan lalu lintas didukung 1.026 petugas dan memberikan bantuan di titik jalan Tarum Barat, Kabupaten Bekasi.

“Kalau di Kota Bekasi sendiri kita minta puskesmas buka 24 jam, yang kedua kita minta minimarket atau bentuk sejenisnya yang ada dilintasan angkutan lebaran buka untuk pemudik sepeda motor istirahat,” katanya, Rabu (15/5).

Dia mengatakan beberapa titik jalan rusak yang akan dilalui pemudik diminta segera diperbaiki diantaranya Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Chairil Anwar.

Sementara terkait one way yang akan diberlakukan mulai dari gerbang tol Cikarang Utama hingga Brebes, Kota Bekasi bisa sedikit bernafas lega pasalnya tidak terbebani oleh pemberlakuan one way tersebut.

Dijelaskan oleh Johan, jumlah kendaraan yang akan melintas di Kota Bekasi dari arah timur akan terurai melalui tiga gerbang tol termasuk Cikarut sebelum masuk ke wilayah Kota Bekasi.

“Kota Bekasi bersyukur sebelum di Cikarut, itu berarti ada tiga pintu tol yang kita akan ketolong, jadi orang masuk tol itu ada dua arah, di Cikarang itu sendiri, kedua Cibitung, ketiga Tambun sehingga diharapkan sisa kendaraan yang masuk Kota Bekasi di jalan lokal itu sisa dari orang yang masuk tol kembali,” terangnya.

Informasi perihal perubahan dan pemberlakuan one way yang rencananya akan dilaksanakan sejak tanggal 30 atau 31 Mei tersebut akan terpusat di Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bagi seluruh dinas perhubungan di Jabodetabek. (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker