Olahraga

Porlasi Petakan Potensi Atlet

Porlasi
SELEKDA: Sejumlah atlet layar ketika menjalani rangkaian seleksi pemusatan latihan daerah (Selekda) PON Jawa Barat, April 2019 lalu. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Pemetaan kekuatan atlet menjelang pra Pekan Olahraga Nasional (PON) dilakukan pengurus cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kabupaten Bekasi.

Sebagai salah satu andalan Jawa Barat, pemetaan kekuatan menjadi ukuran awal untuk bisa lolos pada pra PON 2019.

“Sementara, wilayah Kalimatan Timur dan Jawa Timur menjadi prioritas perhitungan. Wilayah lain termasuk Jakarta, masih dibawah kita,” ujar Ketua Harian Porlasi Kabupaten Bekasi Jefri, kepada Radar Bekasi, Kamis (23/5).

Dijelaskannya, kualitas atlet akan kembali dilihat pada event kejuaraan nasional (Kejurnas) pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Pasca lebaran, ada agenda kejurnas. Kita akan terjunkan atlet kita, sekaligus mematangkan dalam pemetaan kekuatan. Insya Allah, di pra PON kita bisa lolos,” bebernya.

Dia menambahkan, pemetaan kekuatan juga bergantung pada jumlah nomor dan kuota atlet di PON nanti.

“Kita belum tau, berapa kuota untuk PON nanti. Kabarnya, akan di ambil tujuh besar saja. Kalo benar segitu, kita masih bisa masuk, tapi kalau dikurangi, otomatis akan lebih sulit menghitungnya,” jelas Jefry.

Sementara, ketika ditanya mengenai atlet yang dipersiapkan menuju pra PON. Jefry menegaskan, bahwa dua atlet yakni Fitri kelas laser putri dan Afnan kelas 420 putra sudah dinyatakan lolos Selekda PON.

Meski begitu, dirinya memastikan bahwa ada satu nama lagi yang saat ini belum disampaikan pihak pengurus daerah (Pengda) Porlasi Jawa Barat.

“Kita ada tiga dari lima sampai enam atlet yang diterjunkan pada Selekda. Sementara, pengda baru menyampaikan dua. Kita juga masih menunggu surat keputusan (SK) pelatda. Setelah itu keluar, baru kita bisa sampaikan berapa atlet yang fixed, untuk Kabupaten Bekasi,” tukasnya. (dan)

Tags
Close