Cikarang

Sampah Warga PUP Belum Terangkut

sampah
MENUMPUK: Sampah nampak tercecer disisi jalan Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor V, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (10/6). cr43/Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Pasca libur lebaran, sampah milik pedagang masih tercecer di Jalan Perumahan Pondok Ungu Permai (PUP) Sektor V, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Tidak hanya itu, sampah rumah tangga ditempat penampungan sementara juga terlihat masih menumpuk.
Pantauan Radar Bekasi, sampah terbungkus karung dan plastik tercecer dikedua sisi jalan, dan menimbulkan aroma tak sedap.

Salah satu pedagang Gani (43) mengatakan, terpaksa menyimpan sampah di sisi jalan, karena kondisi penampungan sementara overload.

”Tempat pembuangan sampah sementara yang biasa saya buang, sudah tidak menampung dari tanggal 1 Juni kemarin, karena kondisinya sudah tercecer sampai ke jalan, mau tidak mau pedagang sementara membuang sampah ke sisi jalan,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (10/6).

Dikatakan dia, menumpuknya sampah tersebut disebabkan tidak beroperasinya truk sampah milik UPTD Kebersihan di wilayah setempat pertanggal 1 Juni 2019 atau sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H.
”Karena kemarin truk sampah belum beroperasi makanya sampah-sampah ditempat pembuangan sampah sementara itu menumpuk hingga tercecer ke jalan. Untuk itu para pedagang inisiatif buang sampah sementara di sisi jalan,” ucapnya.

Menurut dia, apabila sampah miliknya tidak terangkut, pihaknya akan membuang sampah ke tempat lain dengan merogoh kocek sebesar Rp10 ribu.

”Kalau sampah ini tidak terangkut, saya akan membuangnya ke tempat lain dengan membayar uang Rp10 ribu dari pada sampah semakin menumpuk dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Lurah Bahagia, Zahroin mengatakan pada Senin (10/6) truk sampah UPTD Kebersihan kembali beroperasi untuk mengangkut sampah yang menumpuk milik pedagang dan warga pasca lebaran.

”Tadi sudah kontak-kontakan dengan kepala UPTD, beliau memastikan truk sampah sudah kembali beroperasi untuk mengangkut sampah warga dan pedagang ditempat penampungan sementara yang kondisinya sudah tercecer ke jalan,” tandasnya. (cr43)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four + 4 =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker