CikarangLalulintasTransportasi

Waktu Pembatasan Truk Diperpanjang

Radarbekasi.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan mengimbau agar kendaraan sumbu tiga atau lebih tidak melintasi ruas jalan tol dari Semarang hingga Jakarta sampai dengan besok, Rabu (12/6).

Hal itu merupakan salah satu strategi yang diambil untuk meminimalisir terjadinya kepadatan lalu lintas. Karena jumlah kendaraan yang melintas ke Jakarta dari sejumlah arah masih tinggi. Yakni, mencapai 451.105 kendaraan pada periode Jumat dan Sabtu (7-8 Juni 2019).

“Karena saya lihat masih banyak jumlah pemudik yang belum kembali ke Jakarta, maka Pemerintah mengimbau bagi mobil barang untuk tidak melintasi ruas jalan tol mulai dari Semarang hingga Jakarta sampai 12 Juni mendatang atau diperpanjang dua hari dari sebelumnya 10 Juni,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi melalui keterangan tertulis yang diterima Radar Bekasi, Senin (10/6).

Ia menyatakan, perpanjangan waktu pembatasan truk ini sifatnya adalah imbauan. Ruas jalan tol yang dikenakan pembatasan operasional mobil barang yaitu hanya pada ruas Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang.

Dalam imbauan tersebut, mobil barang yang dikenakan pembatasan operasional adalah mobil barang dengan sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, dan kereta gandengan. dan mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan.

“Pembatasan operasional dikecualikan bagi mobil barang pengangkut sepeda motor dalam rangka mudik dan balik gratis angkutan lebaran, pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok seperti beras, tepung terigu, dan sebagainya,” paparnya.

Terpisah, Kepala Bidang Angkutan pada Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Yudhi Candra Permana menuturkan, perpanjangan pemberlakuan larangan juga berlaku di jalur pantura.

“Sesuai surat edaran kementrian perhubungan truk memang larangan operasional truk tidak diperbolehkan. Baik jalan pantura, maupun tol,” katanya. (neo/and)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close