Berita UtamaPendidikan

Orang Tua Siswa Masih Kebingungan

Sistem PPDB 2019

PPDB
DAFTAR SEKOLAH: Sejumlah orang tua saat mendaftarkan anaknya di salah satu sekolah secara daring. Orang tua siswa di Kota Bekasi masih kebingungan dengan sistem PPDB.Ist

Radarbekasi.id – Sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA 2019 masih membuat bingung orang tua siswa di Kota Bekasi yang akan menyekolahkan anaknya.

Novri Wijaya, misalnya, mengaku masih bingung dengan sistem PPDB 2019 meskipun dirinya selalu mengikuti setiap perkembangan informasi. “Saya termasuk yang paling update tentang PPDB tahun ini, tapi masih saja ada hal-hal yang saya kurang tahu,” ungkapnya saat ditemui Radar Bekasi di SMAN 2 Kota Bekasi, Selasa (11/6).

Novri berpendapat, PPDB 2019 jalur zonasi tidak kompetitif. Peluang siswa peraih nilai tinggi atau berprestasi lebih kecil untuk melanjutkan sekolah yang diinginkan.

Pasalnya, pihak sekolah akan memprioritaskan pendaftar yang tinggal lebih dekat dengan sekolah sesuai dengan ketentuan jalur zonasi sebesar 90 persen.

“Nilai saat ini berpengaruh sangat kecil, kalau memakai sistem zonasi masa saya harus menyalahkan tempat tinggal saya karna jaraknya tidak memenuhi standar dengan sekolah yang diinginkan,” sesalnya.

Novri juga bingung dengan mekanisme selanjutnya, apabila anaknya nanti tidak diterima disekolah utama yang didaftarkan. “Masih bingung jika anak saya tidak keterima di sekolah utama pilihannya, bagaimana sistem berikutnya untuk bersaing di sekolah pilihan kedua dan ketiga,” tukasnya.

Dengan kondisi ini, ia berharap pihak sekolah maupun dinas pendidikan dapat membuka pos informasi PPDB 2019 untuk memudahkan orang tua mencari informasi.

“Buka pos agar kita orang tua siswa bisa mudah mencari informasi mengenai PPDB 2019,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah III, Herry Pansila mengatakan, orang tua siswa harus cermat memilih sekolah untuk anaknya karena sistem jalur zonasi PPDB SMA hanya berjarak 500 meter sampai 1 kilometer dari tempat tinggal.

“Pilih saja sekolah terdekat dari rumah, toh pendidikannya pun sama saja tidak ada yang berbeda,” ujarnya, beberapa waktu lalu. (cr46)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + eighteen =

Lihat Juga

Close
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker