Berita UtamaOlahragaParalayang

Paralayang Tunggu Kepastian Venue BK

Paralayang
LATIHAN: Atlet PGPI Kabupaten Bekasi Purnomo Alamsyah ketika melakukan pendaratan di Venue Paralayang, Kampung Toga, Sumedang. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Jawa Barat masih menunggu kepastian venue babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

Pasalnya, informasi pertama yang diterima pengurus daerah (Pengda) PGPI Jawa Barat, agenda BK atau pra PON Papua September 2019 ini sempat akan dihelat di Venue Kampung Toga, Sumedang, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi tersebut, untuk adaptasi atlet proses seleksi pemusatan latihan daerah (Selekda) PON juga sempat dihelat di Sumedang.

“Karena agenda awal dari Pengda, bahwa lokasi itu (Venue Kampung Toga, Sumedang) akan menjadi venue BK. Tapi ternyata belum jelas, kemungkinan BK akan langsung di Papua,” ujar Ketua Umum PGPI Kabupaten Bekasi, Meckry Raditya kepada Radar Bekasi, Selasa (11/6).

Pria yang akrab disapa Boy ini mengaku, sejumlah atlet terbaik di Jawa Barat juga bakal kembali diuji di venue Kampung Toga, Sumedang.

“Semua melibatkan jagoan pengcab di masing- masing daerah di Jawa Barat,” ucapnya.

Dua lokasi yakni Sumedang dan Puncak Bogor menjadi lokasi seleksi atlet hingga pemusatan latihan. “Agendanya dari mulai tanggal 6 hingga 21 Juli, di Sumedang. Lalu sentralisasi akhir dilaksanakan di Puncak hanya dua hari dari 26 sampai 28 Juli 2019,” bebernya.

Sejumlah atlet juga akan diuji lewat kejuaraan di event Wonogiri dan selanjutnya dikirim ke luar negeri untuk proses pematangan.

“Dari Kabupaten Bekasi ada dua atlet yang kembali mengikuti seleksi, Purnomo Alamsyah dan Galih Darmawan,” tegasnya.

Satu atlet asal Kabupaten Bekasi yakni Agus Aryanto diketahui gugur pada proses seleksi awal.

Terpisah, atlet PGPI Kabupaten Bekasi Purnomo Alamsyah sudah mempersiapkan diri untuk seleksi lanjutan setelah libur Hari Raya Idulfitri.

“Sekarang saya sudah mempersiapkan diri lagi untuk persiapan seleksi. Sejauh ini, proses berjalan lancar dan saya optimis bisa lolos hingga terjun di PON Papua 2020 nanti,” tukasnya. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close