BekasiBerita UtamaMetropolis

Warga Alinda Tolak Keberadaan Tower BTS

BTS
PENOLAKAN: Spanduk penolakan keberadaaan tower BTS terpasang di Perumahan Alinda Mulasakti, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Selasa (11/6/2019). CR43/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Warga RT03/021, Perumahan Alinda Mulasakti, Kelurahan Kaliabang Tengah menolak keberadaan tower Base Transceiver Station (BTS) milik salah satu operator seluler. Penolakan tersebut ditandai dengan membentangkan spanduk tepat di sebelah tower BTS di wilayah setempat.

Warga setempat, Rinto (42) menyatakan, tower tersebut didirikan tanpa melalui sosialisasi oleh pihak terkait ke warga setempat.

“Bahan proposalnya pengadaannya pun kami tidak diberi tahu, maka dengan hal tersebut kami warga di lingkungan ini menolak keberadaan tiang BTS,” katanya kepada Radar Bekasi, Selasa (11/6).

Dikatakan dia, tower tersebut telah berdiri sejak satu tahun yang lalu di atas tanah fasum yang seharusnya dikhususkan untuk taman di pintu masuk perumahan.

“Tower ini berdiri diatas tanah fasum yang seharusnya diproritas untuk taman di lingkungan perumahan, dengan adanya itu jelas sangat menganggu, kami juga tidak pernah tahu efek negatif teknologi BTS itu dalam radius lima KM,” ucapnya.

Dirinya khawatir keberadaan tower akan berdampak buruk bagi kesehatan warga. Meskipun, dampaknya belum dirasakan warga hingga saat ini.

“Selain itu, kami takut BTS itu diterpa angin kencang, karena jenis towernya monopoli (satu kaki) yang mana kekuatannya dan pondasinya tidak diketahui, mudah-mudahan dengan adanya penolakan warga ini, Pemkot Bekasi merespon akan keluhan warga setempat,” tuturnya. (cr43)

Close