Olahraga

Terkendala Jarak Lokasi Latihan

PABBSI
TERHAMBAT: Sejumlah atlet angkat berat PABBSI Kabupaten Bekasi ketika menjalani Training Centre (TC) Porda 2018 lalu. Atlet yang kini bergabung bersama atlet pemusatan latihan cabang (Pelatcab) terkendala jarak ke lokasi latihan. DOK/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Atlet angkat berat pada cabang olahraga Persatuan Angkat Besi Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kabupaten Bekasi masih terkendala jarak ke lokasi latihan.

Pasalnya lokasi latihan yang berada di Jalan Rawa Tembaga, Kecamatan Bekasi Selatan Kota Bekasi cukup jauh bagi atlet yang berdomisili di Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Apalagi, sejumlah atlet belum memperoleh uang pembinaan.

”Itu kendala yang kita alami, karena atlet yang ada tidak semuanya dekat dengan lokasi latihan. Belum lagi, sebagian atlet belum bisa memperoleh uang pembinaan,” ujar Pelatih Angkat Berat PABBSI Kabupaten Bekasi, Rochyat kepada Radar Bekasi, Kamis (13/6).

Rochyat merinci dari total sembilan atlet yakni Cony Lusiana, Warjinah, Aliya, Felinus Sihura, Sardaman, Wagimun, Agung, Alilinus Shihab, Deni Hendra Sena dan Samsudin, sebagian besar belum memperoleh uang pembinaan.

Pihaknya saat ini juga sudah membidik atlet baru, namun lagi-lagi terkendala jarak dengan lokasi latihan. “Ada binaan baru kita, yang kesulitan soal latihan. Karena berdomisili di Cibarusah. Saya arahin mereka untuk berlatih di NPCI (National Paralympic Committee Indonesia),” bebernya.

Dari sembilan atlet yang kini dimiliki, dua atlet Wagimun dan Warjinah yang dijelaskannya sudah mampu mengukir prestasi. Proses seleksi diakuinya juga terus berjalan. “Bila tidak ada perkembangan, maka akan di coret. Selanjutnya, hasil yang dicapai akan dikomunikasikan pada KONI Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sejauh ini pihaknya masih membidik sejumlah atlet angkat berat putri. Terlepas dari itu persiapan jangka panjang menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) menjadi perhatian. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close