BekasiBerita UtamaLingkunganMetropolisPeristiwa

Limbah Minyak Belum Terangkut

Perusahaan di Ultimatum

RadarBekasi.id – Saluran air di Jalan Pejuang Raya, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medansatria, masih tercemar bahan baku minyak.

Bahan baku berupa minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) diduga berasal dari PT Priscolin itu masih terlihat di sepanjang drainase.

Pantauan dilapangan Jumat (14/6) beberapa petugas masih berusaha membersihkan tumpahan minyak yang diduga akibat kelalaian pekerja yang lupa menutup kran CPO.

Lurah Pejuang, Isnaini menuturkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan pertama pada hari Minggu (9/6). Pada hari Kamis ia mengaku sudah mendatangi perusahaan dan mengultimatum perusahan untuk segara membersihkan tumpahan minyak tersebut.

“Jadi intinya pada hari Kamis itu saya sudah datang, saya arahnya ke dampak warga sekitar, saya minta apapun alasannya itu secepatnya dibersihkan karena dampaknya ke lingkungan,” ungkapnya saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Jumat (14/6).

Senin mendatang, ia bersama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup berencana kembali mendatangi perusahaan guna memastikan kondisi saluran kembali normal.

Sebelumnya Isnaini menjelaskan pada sidak pertama diketahui penyebab tumpahnya bahan baku minyak tersebut akibat pekerja yang lupa menutup kran CPO sehingga mengalir ke saluran air.

Terpisah, Kepala Seksi Pengaduan dan Penyelesaian Sengketa Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Supono mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan tindakan, meminta kepada pihak perusahaan melakukan pemulihan di saluran air tersebut.

“CPO, bukan tumpah, jadi dia itu kerannya lupa nutup. Ya, tindakan kita mengarahkan dia segera dibersihkan, setelah dibersihkan harus ada pemulihan,” ungkapnya. (sur)

Close