Cikarang

Tutup TPS Liar Pakai Pagar Bambu

TPS
DIPAGAR: Pengendara melintas di samping lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang telah dipagari bambu di Jalan KH Yakub Ghani, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Rabu (26/6). Pemagaran yang dilakukan warga tersebut tidak efektif sehingga masih banyak dari warga luar wilayah itu membuang sampah disekitar jalan. CR43/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Warga yang tinggal di sekitar Jalan KH Yakub Ghani, Kelurahan Bahagia membuat pagar bambu untuk mencegah aksi buang sampah sembarangan. Sayangnya, hal tersebut tidak menyelesaikan persoalan sampah di wilayah setemoat.

Pantauan Radar Bekasi, bambu telah memagari lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang bersampingan dengan areal persawahan. Bambu dipasang sepanjang 12 meter guna menghindari warga luar membuang sampah di area setempat.

Warga setempat, Asrul (45) mengatakan pemasangan pagar bambu tersebut dilakukan atas inisiatif warga. Mereka prihatin dengan adanya TPS liar di lingkungan perumahan sekitar.

“Kita sama-sama pasang pagar bambu itu, agar warga dari luar wilayah lain tidak melulu membuang sampah di situ. Karena yang menjadi (terkena) dampak warga setempat, setiap hari terus mencium bau aroma dari sampah itu dan belum lagi asap yang dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya kepada Radar Bekasi, Rabu (26/6).

Dikatakan dia, meski telah dipasang pagar bambu, sampah liar yang dibuang oleh warga luar wilayah berpindah ke sisi jalan yang berbeda. Tepatnya, di lahan bekas lokasi bangunan liar. “Jumlah sampahnya juga tidak sedikit, memang harus ada efek jera yang harus diterapkan pemerintah, agar sadar,” ucapnya.

Menurut dia, warga setempat akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari adanya sampah liar yang bertebaran. “Artinya warga tidak begitu saja menyerah, akan ada lagi upaya-upaya yang akan dilakukan demi jalan dan lingkungan yang bersih,” terangnya.

Terpisah, Sekretaris Kelurahan Bahagia, Mawardi mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh warga untuk mengembalikan jalan dan lingkungan yang bersih dari sampah.

“Warga sangat berperan aktif untuk sama-sama menjadikan wilayah setempat hilang dari adanya sampah liar, pemerintah kelurahan rencananya setiap titik tempat sampah liar yang ada akan diberikan satu unit bak sampah atau amrol dari dinas LH,” tandasnya. (cr43)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker