BeladiriOlahraga

Gaza Mundur dari Perkemi Kabupaten

Kempo
LATIHAN: Gaza Rada Bangsa (kiri) ketika menjalani latihan di Dojo Decathlon, Summarecon, Kota Bekasi. DANI IBRAHIM/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bekasi kehilangan satu atlet seniornya, Gaza Raga Bangsa.

Ya, atlet peraih medali emas pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2014 dan medali perak di Porda 2018 itu menyudahi karirnya sebagai atlet kempo Kabupaten Bekasi.

Ketua Umum Perkemi Kabupaten Bekasi, Dadik Pranadi menjelaskan, keluarga dan pekerjaan diketahui menjadi alasan mundurnya Gaza.

“Alasan pekerjaan dan keluarga, (Gaza) menyatakan mundur dari Porda,” ujarnya pada Radar Bekasi, Kamis (27/6).

Mundurnya Gaza membuat cabor Perkemi harus membidik atlet pengganti yang bisa diproyeksikan untuk Porda 2022 mendatang serta memperkuat Perkemi dibeberapa kejuaraan.

Dadik mengaku, mencari pasangan atlet yang ideal tentunya cukup sulit. Perlu ketelitian dan proses panjang.

“Memang kami saat ini belum punya pasangan atlet muda yang setingkat mereka berdua. Namun kehilangan kesempatan di nomor yang dimainkan oleh Gaza dan Orva akan kami kompensasikan di nomor lain oleh para atlet muda penggantinya,” bebernya.

Sejauh ini beberapa nomor andalan lain sudah menunjukkan kualitasnya. Ia berharap nomor baru bisa menjadi pengganti raihan medali Perkemi pasca mundurnya Gaza.

“Ada atlet muda kami yang merupakan pendatang baru telah membuktikan prestasinya dengan menyabet enam perunggu di Porda 2018,” lanjutnya.

Adapun beberapa pendatang baru sudah terlihat terutama di nomor-nomor perkelahian bebas (Randori).

“Tercatat nama-nama baru yang telah terbukti menjadi juara di beberapa kejuaraan terbuka di Jakarta, ada Gery Apriano, Moh Kodir, Thamim Mulyadi, Nada Rahadiva, Anissa, Nana Linaily, Satria dan Bintang,” tukasnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi Radar Bekasi, Gaza enggan membeberkan alasan kemundurannya di Perkemi Kabupaten Bekasi. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Lihat Juga

Close
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker