HiburanMetropolis

Akses Utama Curug Parigi Ditutup

Warga Minta Pemkot Turun Tangan

Akses Utama Curug Parigi Ditutup
TERKENDALA AKSES : Sejumlah warga bermain di Curug Parigi, Bantargebang, Kota Bekasi, beberapa waktu lalu. Perkembangan wisata curug parigi yang digadang-gadang menjadi destinasi wisata masih terkendala akses jalan menuju kawasan tersebut. RAIZA SEPTIANTO/ RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Sudah hampir satu tahun akses ke destinasi wisata Curug Parigi, di lingkungan RT 01 RW 06 Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ditutup.

Penutupan akses jalan menggunakan pagar seng oleh perusahaan swasta, karena jalur ke Curug Parigi melintasi lahan mereka. Pada pagar seng tertulis lahan tersebut milik PT Peni Jaya Hirabaja.

Hingga saat ini, warga kesulitan menuju destinasi wisata yang digadang-gadang menyerupai air terjun Niagara itu.

Ditemui Radar Bekasi, salah satu warga asal Tangerang, Kuswara Fernanda (40) yang sengaja datang ke lokasi tersebut mengaku kecewa. Pasalnya ia tidak bisa melihat kondisi Curug Parigi dari dekat. Dia hanya melihat papan penutup jalan.

“Seharusnya Pemerintah turun tangan karena Curug Parigi adalah salah satu tempat tujuan wisata bagi orang Bekasi, saya aja ingin melihat yang dari jauh, pasti orang Bekasi juga ingin melihatnya apalagi kalau di foto curugnya terlihat bagus,” jelasnya.

Sementara, Ketua RT 01/06 Iwan Setiawan kepada Radar Bekasi menuturkan, penutupan akses jalan menuju wisata Curug Parigi dilakukan pihak perusahaan sejak sepuluh bulan lalu.

Dirinya merasa kecewa dengan penutupan tersebut. Pasalnya selain menjadi kebanggaan, destinasi wisata tersebut turut meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Kita sih ingin pemerintah hadir mengembalikan tempat wisata yang ada seperti semula,” harapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi Tedi Hafni, membenarkan bahwa akses jalan utama menuju Curug Parigi ditutup pemilik lahan.

 “Tentunya kita akan melakukan kordinasi dengan pemilik lahan dan masyarakat sekitar, agar tempat wisata dapat di buka lagi seperti semula,” kata Tedi.

Menurutnya, persoalan ini bukan hanya tanggung jawab dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, namun peran serta masyarakat serta pihak swasta pemilik lahan tersebut dibutuhkan.

“Kedepannya Curug Parigi dapat menjadi destinasi pariwisata yang kita inginkan. Masih banyak yang kami pikirkan, terutama akses jalan masuk menuju lokasi wisata, nanti akan kita tindak lanjuti kedepannya,” ungkapnya. (pay) 

Close