Berita UtamaPelayanan

Satu Kamar Sepuluh Orang

Hari ini Empat Kloter Datang Diasrama Haji

RadarBekasi.id – Sebanyak 410 Calon Jamaah Haji (Calhaj) asal Jawa Barat datang hari ini di Asrama Haji Embarkasi Jakarta Bekasi. Mereka tergabung kedalam empat kelompok terbang (kloter). Rencananya mereka akan terbang ke tanah suci pada besok minggu (7/7). Di Asrama Haji, mereka akan diberikan serangkaian pemeriksaa kesehatan, menerima paspor, gelang idenditas dan pembagian living cost.

”Pada prinsipnya kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait mulai dari kesehatan, keamanan dan penerbangan menjelang keberangkatan jemaah haji tahun 2019 ini. Beban kami maksimal mempertahankan keberhasilan yang sudah dilakukan tahun lalu,” ungkap Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam di Asrama Haji Bekasi, Jumat (5/7).

Ajam meyakinkan asrama haji embarkasi Jakarta Bekasi ini mampu menampung Calhaj sebanyak empat kloter setiap harinya. Setiap kamar kata Ajam, ada yang masih ditempati oleh 10 orang dan sebagian ada yang sudah lebih modern yakni satu kamar untuk satu Calhaj.

Ratusan Calhaj tersebut akan berada di asrama haji paling lambat 24 jam. Rencananya mereka akan berangkat pada Minggu sore. Mereka terdiri dari 404 Calhaj dan enam orang petugas yang terdiri dari pengatur Jemaah haji, pemandu ibadah haji, kesehatan, dan tim Pembina haji daerah dari provinsi dan kabupatan kota.

”Jadi kenyamanannya itu harus dilakukan oleh kedua belah pihak. Jemaah haji mah sekarang tidak direpotkan apapun,” imbuhnya.

Menurutnya, calhaj tahun ini tidak direpotkan dengan membawa koper. Koper dari masing-masing Calhaj langsung diantarkan ke bandara dari kabupaten dan kotanya masing-masing. Sementara untuk biometric kata Ajam, sudah dilakukan di masing-masing kabupaten dan kota.

Mereka dilarang untuk membawa atribut kedaerahan seperti logo daerah maupun atribut kelompok, ini dilakukan untuk menanamkan rasa persatuan dan membesarkan nama Indonesia.

Sementara itu Partauan Radar Bekasi di Kantor Kementrian Agama Kota Bekasi, sejumlah Calhaj yang akan berangkat pada kloter pertama menyerahkan koper mereka. Mereka harus menyerahkan koper satu hari sebelum keberangkatan.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kota Bekasi, Sri Siagawati mengatakan, ada 2.731 Calhaj yang akan berangkat terdiri dari gelombang pertama untuk kloter 4, 21 dan 27. Sementara di gelombang kedua terdiri dari kloter 46, 50, 81, 91, 95 dan 97.

”Kita pastikan dulu koper ini cukup nggak dengan petugas 410, kalau engga ada apa, apakah masih di perjalanan ataukah jamaah masih siap-siap dirumahnya itu kita berkewajiban menelpon jamaah. Karena sebelum mereka berangkat kan itu harus di x-ray dulu, barang kali ada barang-barang yang dilarang,” ungkapnya.

Sebelumnya sudah dilakukan beberapa persiapan diantaranya pembinaan dan manasik masal sebanyak dua kali. Saat ini total masih ada 48 ribu Calhaj yang sudah terdaftar dan masih menunggu gilran di Kota Bekasi.

”Paling tua usia 85, kalau yang lain muda sekarang itu rata-rata ya usia 30an. Kuota sama dengan tahun lalu, biasanya kita setiap dua tahun berubah,” imbunya.  (sur)

Close