Berita UtamaPolitik

Eka Resmi jadi Plt Ketua DPD Golkar

Golkar
TERIMA SK: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja (kiri) menerima SK sebagai Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, di Kantor DPD Golkar I Jawa Barat, Selasa (9/7). IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar I Jawa Barat, resmi menunjuk Eka Supria Atmaja menjadi Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, menggantikan Yoyo Yahya yang sebelumnya sudah menjabat selama delapan bulan.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) Plt tersebut berlangsung di Kantor DPD Golkar I Jawa Barat, Selasa (9/7).

”Saat ini Plt Ketua DPD yang baru adalah Pak Eka, dan tahapan penjaringan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi akan dilanjutkan kembali, setelah sebelumnya sempat berhenti, karena SK Plt Ketua DPD Golkar yang lama sudah habis pada tanggal 2 Juli 2019 lalu,” ujar Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Ahmad Budiarta.

Untuk selanjutnya, kata Budi, Eka yang juga sebagai Bupati Bekasi mempunyai kewenangan menentukan mekanisme apa yang akan dilakukan. “Nanti Pak Eka yang menentukan seperti apa mekanisme dan proses penjaringan Cawabup. Sebab beliau sudah resmi menjadi Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekas,” terangnya.

Lanjut Budi, Eka akan menjadi Plt untuk satu bulan kedepan. Hanya saja, ia tidak bisa menyebut sampai tanggal berapa. “Memang SK nya sudah diterima oleh Pk Eka, tapi saya belum lihat,” tuturnya.

Bicara mengenai tim seleksi yang sebelumnya dibubarkan oleh Plt yang lama, tambah Budi, sebenarnya tidak dicabut, tapi DPD Golkar Kabupaten menolak, karena dia (Yoyo) sudah tidak menjabat lagi sebagai Plt. Dan yang pasti, tim seleksi akan kembali dibentuk oleh Plt yang baru, akan tetapi seperti apa pembentukannya Budi tidak tahu.

“Kemungkinan ada perubahan. Tim ini bisa saja dirombak, apakah nanti dibubarkan atau melanjutkan yang sudah ada sebelumnya, tergantung kepada Plt yang baru. Yang pasti berkas pendaftaran sudah saya serahkan ke Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten yang baru,” tegas Budi.

Dia menegaskan, tahapan akan terus berjalan, tidak akan ada perubahaan. “Nanti kami bicarakan mengenai kelanjutan tahapan, apa diserahkan ke Jawa Barat, atau sepeti apa, tinggal menunggu keputusan Plt yang baru,” pungkas Budi. (pra)

Tags
Close