Berita UtamaJurnalisme WargaTransportasi

Pasang Portal Halau

Cegah Truk Masuk Jalur Kalimalang

Radarbekasi.id – Mulai pekan depan, Dinas Perhubungan Kota Bekasi berencana memasang portal penghalau truk dan kendaran besar melintas ke Kalimalang, Jalan KH Noer Ali.

Portal tersebut akan dipasang di pintu keluar Gerbang Tol (GT) Pondok Kelapa/Kranji dan GT Kalimalang 2.

Pasalnya sejumlah truk dan kendaraan besar lolos dari pantauan dan kerap melintas jalur arteri pada malam hari. Kondisi itu membuat jalur kalimalang kian sempit dan rusak.

Kendaraan tersebut betonase berat kerap masuk ke jalur arteri pada saat lalulintas di dalam tol macet.

“Karena posisinya kalau malam kita berat di pengawasan. Malam diatas jam sembilan kan petugas sudah pada pulang, dan terkadang mereka berani nyolong-nyolong kalau memang keadaan tol sudah stuck banget,” ungkap Kasi Pengendalian Operasional Dishub Kota Bekasi, Bambang Normawan Putra, Rabu (10/7).

Saat ini surat terkait dengan pengadaan dan pemasangan portal tersebut telah diserahkan oleh Dishub Kota Bekasi kepada pelaksana proyek tol Becakayu. Pihaknya mengusulkan pembangunan portal dilakukan pihak KKDM.

Bambang menambahkan, sejak pelarangan truk bertonase lebih dari delapan ton melintas, justru bus memanfaatkan jalur arteri untuk menghindari kemacetan di ruas tol.

Kondisi itu membuat kepadatan volume kendaraan disejumlah ruas jalur arteri terutama Kalimalang sulit dihindarkan.

Bercampurnya truk bertonase besar, bus, dan sepeda motor di jalur arteri berdampak pada kerusakan jalan akibat beban yang terlalu besar dan meningkatkan resiko kecelakaan.

“Kalau di Jalan Ahmad Yani kan sekarang masyarakat Bekasi sudah biasa karena jalan tol macet itu kan jalan nasional jadi kendaraan besar menghiasi Jalan Ahmad Yani sama Jalan Juanda. Karena itu jalan nasional ya mau nggak mau, tapi kalau  Kalimalang kan itu jalannya, jalan kota,” tambahnya.

Saat ini pihaknya juga sedang memetakan rekayasa lalu lintas di simpang Jalan Ahmad Yani. Pasalnya, proyek pembangunan tol Becakayu terus bergerak ke arah simpang jalur utama pusat Kota Bekasi tersebut.

Disamping itu, pengaturan lalulintas ditengah Proyek Strategis Nasional (PSN) masih berlangsung baik di dalam kota maupun di ruas jalan tol yang melintas Kota Bekasi.  (sur)

Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − 7 =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker