Metropolis

Pemkot Sabet Tiga Penghargaan Nasional

Bidang Koperasi 2019

Pemkot Sabet Tiga Penghargaan Nasional
PENGHARGAAN: Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi, Abdillah Hamta foto bersama usai mendapatkan penghargaan bersama Ketua Koperasi Wanita Sejahtera Yatty S, Arif Cikunir dan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri, Tumbur Naibaho. IST/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id –¬†Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah memberikan sejumlah penghargaan bagi tokoh koperasi dan koperasi berprestasi di Hari Koperasi Nasional 2019 di Purwokerto Jawa Tengah, belum lama ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi memperoleh tiga penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Puspayoga didampingi Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan.

Penghargaan tersebut diberikan bersama daerah lain. Dan penggerak koperasi Kota Bekasi mendapat apresiasi pemerintah pusat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Bekasi, Abdillah Hamta bersyukur atas penghargaan yang berhasil diraih Kota Bekasi. Apalagi meraih tiga penghargaan nasional sekaligus dari dua kategori.

Pertama dari kategori Tokoh Koperasi kepada Ketua Koperasi Wanita Sejahtera, Yatty S, Arif Cikunir dan Ketua Koperasi Simpan Pinjam Makmur Mandiri, Tumbur Naibaho. Untuk penghargaan di kategori kedua, Koperasi Wanita Sejahtera sebagai Koperasi Berprestasi 2019.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat kita sebagai insan koperasi, penggerak koperasi, dinas koperasi dan dewan koperasi Indonesia agar koperasi di Kota Bekasi semakin maju dan berkembang,” kata Abdillah Selasa (16/7).

Lebih lanjut, Dinas Koperasi dan UKM Kota Bekasi akan terus berupaya agar koperasi-koperasi di Kota Bekasi bisa berkembang dan menjadi koperasi aktif dan sehat, salah satunya melalui program dana bergulir.

Selian itu, kata dia, program ini bekerjasama dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Kota Bekasi untuk mengelola dana bergulir Koperasi dan UKM sebanyak Rp17,5 miliar. Setelah dikelola bahkan dana tersebut sekarang mencapai Rp23 miliar untuk keberlanjutan program.

“Ada syarat dan ketentuan yang bisa mengajukan pinjaman modal untuk penggerak koperasi dan UKM di Kota Bekasi. Dana bergulir telah berjalan sejak 2014 dan menjadi program unggulan Wali Kota Bekasi guna menggerakan perekonomian masyarakat dari segi permodalan,” kata Abdillah didampingi Rustadi, Kasie Pengembangan, Pembiayaan, dan Pengembangan dan Promosi Koperasi.

Menurutnya, bunga angsuran pengembalian modal pada program dana bergulir termasuk kecil sebanyak empat persen. Besaran bunga di dana bergulir ini juga lebih rendah ketimbang program lain yang bunganya bisa mencapai hingga 18 persen.

“Keunggulan dana bergulir Pemkot Bekasi bunganya 4 persen saja setahun. Dan pihak bank menanggung setiap resiko,” terangnya.

Meski demikan, jumlah koperasi di Kota Bekasi sebanyak 1.039 koperasi termasuk 612 koperasi aktif yang mendapat pembinaan. Target Pemkot Bekasi untuk aktivasi koperasi mencapai 65 persen.

“Target 65 persen koperasi aktif di Kota Bekasi hampir kita capai. Data terakhir baru 61 persen saja dan kita harap semakin banyak koperasi yang aktif,” jelasnya.

Dihari koperasi tingkat Kota Bekasi, Abdillah menambahkan akan diadakan upacara Hari Koperasi sekaligus pemberian penghargaan kepada tokoh koperasi di Kota Bekasi. Upacara akan diadakan pada 17 Juli 2019 di Plasa Kantor Wali Kota Bekasi.

Selain itu untuk memeriahkan Hari Koperasi 2019 tingkat Kota Bekasi Dekopinda Kota Bekasi dan Dinas Koperasi dan UKM akan mengelar jalan santai bersamaan dengan acara Car Free Day pada 21 Juli 2019 mendatang. Berbagai door prize menarik dan hiburan disediakan panitia guna menambah kegembiraan peserta jalan santai, para penggerak koperasi di Kota Bekasi. (pay/adv)

Close