Berita UtamaPolitik

Surat Rekomendasi untuk Marzuki Diduga Palsu

DPD Golkar Usulkan Tuti jadi Wabup

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi

Radarbekasi.id – Beredarnya surat berlogo Partai Golkar yang dikeluarkan DPD Partai Golkar Jawa Barat, dan merekomendasikan dua nama, yakni Tuti Nurcholifah Yasin dan Ahmad Marzuki sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) sisa masa jabatan 2017-2022, cukup mengejutkan.

Pasalnya, Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengaku tidak tahu menahu mengenai surat rekomendasi yang beredar tersebut, karena sejauh ini DPD Golkar Jawa Barat belum memutuskan nama yang akan direkomendasikan.

“Siapa yang nyebar surat itu?. Kami mengetik surat saja belum,” ujarnya saat dihubungi Radar Bekasi, Selasa (16/7).

Ia menduga, ada orang lain yang memang sengaja membuat dan menyebarkan surat rekomendasi tersebut. Pasalnya, secara resmi DPD Golkar Jawa Barat belum mengeluarkan surat rekomendasi. Bahkan, Dedi mengancam akan mencari orang yang membuat dan menyebarkan surat itu.

Surat
SURAT REKOMENDASI: Ini dia surat rekomendasi yang beredar menggunakan kop surat DPD Partai Golkar Jawa Barat, terkait bakal Calon Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bekasi, yang juga diterima oleh Radar Bekasi, Selasa (16/7). IST/RADAR BEKASI

“Orang sekarang gampang bikin surat begitu. Saya akan cari orangnya siapa,” ancam Dedi.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Ahmad Budiarta, tidak tahu adanya surat rekomendasi yang sudah beredar luas, karena sampai saat ini belum ada komunikasi dengan DPD Golkar Jawa Barat.

Namun yang pasti, DPD Golkar Kabupaten Bekasi menolak Ahmad Marzuki sebagai Cawabup, termasuk Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja, tidak berkenan didampingi oleh dia (Marzuki,red).

Bahkan lanjut Budiarta, Bupati Bekasi sendiri tidak tahu mengenai rekomendasi tersebut. “Pak Eka itu tidak bersedia didampingi oleh Marzuki, sehingga Bupati tidak mau merespon. Ditambah lagi, Marzuki itu bukan orang yang diinginkan oleh DPD Golkar Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Diakui Budiarta, kalau Tuti Nurcholifah Yasin memang nama yang diusulkan oleh DPD Golkar Kabupaten Bekasi. Sedangkan Ahmad Marzuki itu tidak pernah diusulkan.

Pihaknya akan melihat kebenaran surat tersebut, karena sejauh ini di partai belum dibahas. “Kalau nama Tuti memang diusulkan oleh DPD Golkar Kabupaten Bekasi. Jadi jika ada nama di luar Tuti, itu bukan usulan resmi DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya sempat beredar surat rekomendasi dari DPD Partai Golkar Jawa Barat, dan juga diterima Radar Bekasi, Selasa (16/7), yang ditanda tangani oleh Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan Seketaris DPD Golkar Jawa Barat, Ade Barkah Surahman. (pra)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker