Pendidikan

Dorong Teknologi untuk Keadilan dan Kedaulatan

Seminar Nasional Fakultas Teknik Unkris

unkris
FOTO BERSAMA: Sejumlah narasumber foto bersama dalam kegiatan seminar nasional teknologi di Pendopo Unkris, kemarin.MIFTAH/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Pesatnya perkembangan teknologi digital saat ini, bedampak terhadap berbagai kehidupan masyarakat. Bahkan pemerintah telah meresmikan ”Roadmap Making Indonesia 4.0” sebagai sebuah peta jalan yang terintegrasi untuk mengimplementasikan strategi-strategi dalam memasuki era Revolusi Industri 4.0.

Langkah-langkah kolaboratif perlu dilakukan dengan melibatkan institusi pemerintah, asosiasi dan pelaku industri hingga unsur akademisi. Untuk mewujudkan implementasi inilah, Fakultas Teknik Universitas Krisnadipayana melaksanakan seminar nasional teknologi (Semnastek), kemarin.

Seminar nasional yang dilaksanakan di Pendopo kampus tersebut, dijadikan sebagai forum ilmiah dalam rangka memberi masukan bagaimana teknologi ini dimanfaatkan untuk keadilan dan kedaulatan Bangsa Indonesia.

”Kegiatan ini juga merupakan salah satu bagian dari sumbangsih nyata untuk bangsa dan negara yang kami berikan selaku dosen, mahasiswa dan alumni Unkris, khususnya dari Fakultas Teknik”, ujar Dekan FT Unkris, Ayub Muktiono disela-sela kegiatan Semnastek.

Ayub mengaku, Seminar Nasional Teknologi 2019 yang membahas tentang Teknologi Untuk Keadilan dan Kedaulatan, menghimpun ide atau saran yang dapat mewujudkan implementasi Teknologi adalah untuk keadilan dan kedaulatan rakyat Indonesia, membuat langkah-langkah kolaboratif dari semua pihak dalam rangka pengembangan penelitian, bekerja secara terarah, terpadu dan terintegrasi yang menjadi modal utama dalam menyongsong Revolusi Industri 4.0.

”Sudah menjadi komitmen Unkris khususnya di fakultas teknik untuk dapat berperan dan berbuat sesuatu agar perkembangan teknologi yang semakin pesat ini dapat dimanfaatkan untuk keadilan dan kedaulatan bagi bangsa Indonesia,” terang Alumni Doktor Fakultas Komunikasi Universitas Sahid ini.

Dia menyadari, dalam pengadopsian teknologi kerap menghadapi tantangan dan kendala, karena dinamika perubahan yang terus berkembang. Sehingga, lanjutnya, perlu adanya terobosan baru pada penggunaan teknologi yang berorientasi pada nilai-nilai keadilan dan kedaulatan negara.

“Kami harapkan seminat ini dapat menjadi upaya aktif perguruan tinggi untuk mendukung penerapan teknologi yang selalu memperhatikan prinsip keadilan dan nilai kebangsaan,” paparnya kepada Radar Bekasi.

Dalam kegiatan tersebut, tidak hanya diikuti ratusan mahasiswa fakultas teknik Unkris saja, namun juga masyarakat umum. Hadir dalam kesempatan tersebut, ketua MPR Zualkifli hasan, mantan hakim agung Topane Gayus Lumbun, ketua BPBN Sarwidi, dan Vice President Information Technology PT Pertamina Bina Medika, Herwanto. (mif)

Tags
Close