Berita UtamaPendidikan

Libatkan Orang Tua Bahas SPP

SPP
ILUSTRASI: Panitia penerimaan peserta didik baru memberikan penjelasan kepada orang tua murid mengenai jurusan sekolah. Sekolah negeri dan swasta di Kota Bekasi melibatkan orang tua murid untuk membahas besaran SPP.Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Sekolah negeri dan swasta di Kota Bekasi melibatkan orang tua murid dalam membahas besaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

Wakil Kepala Sekolah SMKN 7 Kota Bekasi bidang Kurikulum, Heri Purnomo, mengatakan sekolah memiliki kebijakan masing-masing dalam menentukan besaran SPP. Penetapan besaran harus didiskusikan bersama dengan orang tua murid.

Namun hingga kini, pihaknya belum melakukan pertemuan dengan para orang tua murid untuk membahas biaya SPP. ”Kami belum adakan rapat untuk orang tua murid, tapi kami sudah rencanakan minggu-minggu ini,” ujar Heri, kepada Radar Bekasi, Rabu (17/7).

Pelibatan orang tua murid dalam menentukan besaran SPP penting dilakukan agar tidak membebani mereka. Dengan pertemuan, orang tua murid juga dapat mengetahui penggunaan dana mereka untuk sekolah.

”Ini kita buat kesepakatan antar orang tua murid, biar tidak saling keberatan atas keputusan nantinya,” katanya.

Namun pada tahun lalu, biaya SPP di SMKN 17 Kota Bekasi diketahui sebesar Rp230 ribu setiap bulannya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum SMK Bistek, Heri Riswanto, mengaku sekolahnya sudah menetapkan biaya SPP melalui kesepakatan orang tua murid.

”Kami sudah tetapkan dana SPP, masing-masing bagi siswa kelas 10,11 dan 12,” ujarnya.
Berdasarkan data yang diperoleh Radar Bekasi, SPP kelas 10 dan 11 sebesar Rp250 ribu setiap bulannya. Kemudian kelas 12, lebih rendah sebesar Rp225 ribu setiap bulannya.
Heri menyatakan, besaran SPP tahun ini tidak ada perubahan dibandingkan tahun sebelumnya. ”Dana tersebut kami sesuaikan dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Dan itu sudah mendapatkan kesepakatan dari pihak sekolah,” tegasnya.

Sekolah yang berlokasi di Jalan Cikunir Raya, Jakamulya, Bekasi Selatan ini memberikan kelonggaran waktu bagi siswa yang belum siap melakukan pembayaran. ”Kami akan berikan kelonggaran waktu asal pihak orang tua konfirmasi kepada pihak sekolah terkait keterlambatan pembayaran SPP, itu saja. Nanti pihak sekolah pasti akan memberikan kebijakannya,” pungkasnya. (cr46)

Close