Berita UtamaPendidikan

Uji Kemampuan Belajar Siswa

MPLS
BERBARIS: Sejumlah peserta didik baru SMPN 12 Kota Bekasi berbaris dilapangan saat kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Setelah MPLS, siswa akan mengikuti tes potensi akademik.Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – SMPN 12 Kota Bekasi bakal melaksanakan tes potensi akademik (TPA) bagi peserta didik baru. TPA dilakukan untuk menguji kemampuan belajar siswa.

Ketua Penyelenggara MPLS sekaligus Staff Kesiswaan SMPN 12 Kota Bekasi, Mulsiani menyampaikan, tes potensi akademik dihelat setelah masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) berakhir.

Adapun waktu TPA, bakal dilaksanakan, Senin, 22 Juli 2019. Sebelum mengikuti tes tersebut, siswa harus mengikuti pemantapan materi atau kelas konseling, Jumat, 19 Juli 2019.

”Kelas konseling ini dilakukan agar siswa bisa mempersiapkan materi-materi untuk mata pelajaran yang dibuat pada tes potensi akademik tersebut,” terang Mulsiani, Kamis (18/7).

TPA meliputi empat mata pelajaran yang terdapat di ujian nasional (UN). Yakni Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Dengan jumlah keseluruhan 100 soal, tes akan dilaksanakan oleh siswa baru secara manual. Soal dibuat oleh guru pada bidang studi masing-masing.

”Soal tersebut akan dibuat oleh pihak sekolah sehingga dalam pemberian kelas konseling kami akan memaparkan beberapa materi yang akan muncul di dalam tes tersebut,” katanya.

Menurutnya, tes potensi akademik merupakan agenda rutin sekolah sebagai upaya pemetaan siswa di setiap kelas. Nantinya akan terdapat dua kelas unggulan dan dua kelas unggulan bayangan.

Lanjut dia, dari hasil tes tersebut pihak sekolah akan membagi siswa ke masing-masing kelas tersebut. ”Ini adalah salah satu cara sekolah memetakan siswa di setiap kelasnya,” ujarnya.

Pada tahun ajaran 2019/2020, SMPN 12 Kota Bekasi menerima 400 peserta didik baru. Mulsiani berharap, TPA dapat diikuti oleh seluruh siswa.

Dengan begitu, pihak sekolah bisa mengetahui potensi masing-masing siswanya. Ia menegaskan, TPA bukan untuk membeda-bedakan siswa melainkan satu langkah dan upaya sekolah agar siswa lebih terpacu dalam belajar.

”Ini bukan ajang membedakan tetapi ini adalah salah satu upaya kami untuk memacu siswa agar lebih giat belajar sehingga bisa mendapatkan hasil yang baik,” tukasnya. (cr46)

Tags
Close