Metropolis

Diklaim Kurangi 500 Ton Sampah Per Hari

Perdana Penerapan ’Sedekah Sampah’

Diklaim Kurangi 500 Ton Sampah Per Hari
RAPIKAN SAMPAH: Petugas kebersihan merapihkan sampah anorganik di lingkungan kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (22/7). Sampah tersebut dikumpulkan dari seluruh aparatur sipil negara melalui program sedekah sampah Pemkot Bekasi. RAIZA SEPTIANTO/RADAR BEKASI.

RadarBekasi.id – Ada pemandangan berbeda di lingkungan pemerintah Kota Bekasi, Senin (22/7) kemarin. Tumpukan sampah terlihat di area Pemkot Bekasi sejak pagi hari.

Ya, sampah-sampah tersebut ternyata dibawa langsung pegawai pemkot berkenaan dengan program ’Sedekah Sampah’ yang tengah dicanangkan Pemkot Bekasi sejak Senin kemarin.

Sampah plastik dan kertas atau kardus tersebut nantinya bakal dikelola di Bank Sampah Induk Patriot (BSIP).

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengklaim, jika dilakukan secara konsisten, hasil pengumpulan sampah pegawai pemkot Bekasi ini bisa mengurangi produksi sampah hingga 500 ton perhari.

”Kita berharap kalau ini bisa konsisten dilakukan, 30 persen sampah yang setiap hari dari 1.500 ton bisa kita kurangi, jadi minimal 500 ton kita bisa kurangi,” ungkapnya, Senin (22/7).

Program sedekah sampah yang dimulai kemarin dikatakan oleh Tri belum maksimal. Namun kata dia, dari program tersebut bisa mengajak masyarakat untuk mengelola sampah.

Diketahui, dari 1.000 bank sampah yang ada dilingkungan RW se-Kota Bekasi, baru 300 bank sampah yang sudah beroperasi. Sementara 700 bank sampah lainnya masih mengalami sejumlah kendala terkait dengan tempat, pola distribusi dan pola penjualan sampah yang telah dikumpulkan.

”Ini menunjukkan animo yang baik, kita dorong sekarang, kita sedekah sampah ke BSIP kemudian nanti dia akan membina bank sampah korwil tingkat kecamatan. Setelah itu yang ada di tingkat RW nanti mereka akan berupaya,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Ferdinan menambahkan bahwa hasil dari program sedekah sampah tersebut akan didonasikan kepada BSIP.

”Kita menggerakkan semangat masyarakat untuk mau bersih, mengolah sampah dan lain-lain. Pak wali sudah ada intruksinya bahwa kegiatan ini dicanangkan di aparatur setiap hari senin dikelola bersama dengan BSIP, nah nanti hasil pengumpulan ini kita donasikan kepada BSIP,” ungkapnya.

Terpisah, adanya program tersebut juga ditanggapi beragam sejumlah ASN. Pasalnya, pengumpulan sampah tersebut dibawa dari kediaman sendiri yang sejatinya sudah ada lokasi penampungan sampah di wilayah. Sampah yang dibawa juga banyak dicari pemulung di permukiman warga.

Kondisi itu juga dinilai cukup merepotkan ASN karena harus membawa sampah dari rumah hingga ke lokasi kerja. ”Ini udah kayak ospek aja,”cetus salah satu ASN. (sur/one)

Close