Politik

Gerindra Godok Lima Nama Bakal Calon Ketua DPRD

Radarbekasi.id – Hasil rekapitulasi penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, menempatkan Partai Gerindra berada di urutan pertama kursi terbanyak untuk DPRD Kabupaten Bekasi dengan 11 kursi.

Disusul PKS diurutan kedua dengan 10 kursi, kemudian Golkar dan PDIP masing-masing 7 kursi. Dengan demikian, maka untuk kursi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi periode 2019-2024 menjadi hak Partai Gerindra.

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan mengakui, saat ini partainya tengah menggodok nama-nama untuk bakal calon (balon) pimpinan legislatif di Kabupaten Bekasi.

”Kami tengah menggodok nama-nama yang bakal jadi Ketua DPRD. Semua punya kesempatan, tugas kami hanya memberikan rekomendasi nama tersebut ke Jawa Barat. Nanti Jawa Barat meneruskan ke DPP, kemudian pusat yang menentukan yang layak jadi ketua dewan di Kabupaten Bekasi,” tuturnya, Senin (22/7).

Pria yang akrab disapa Nunu ini menjelaskan, saat ini ada lima nama yang tengah dikomunikasikan ke Jawa Barat untuk menduduki kursi Ketua DPRD tersebut, tiga nama dari incumben dan dua nama anggota dewan terpilih.

”Yang masuk kedalam radar kami ada dewan incumben tiga orang, yakni Danto, Lydia, dan Anden. Kemudian dua dewan baru ada bang BN Holik sebagai representasi suara terbanyak, dan Aria Dwi Nugraha representasi new comers yang juga dari OKK DPC Gerindra,” terang Nunu.

Sebagai pimpinan partai, ia mengatakan, besar kemungkinan hanya lima nama tersebut yang bakal bertarung. Walaupun muncul nama baru, pihaknya menyebutkan nama tersebut memungkinkan bakal menempati kursi ketua fraksi ataupun ketua komisi di DPRD Kabupaten Bekasi. ”Kalau ada nama baru, kami bisa tempatkan untuk posisi lain di dewan,” bebernya.

Kelima nama yang direkomedasikan tersebut, tambah Nunu, mempunyai keunggulan masing-masing, seperti dari tingkat pendidikan, pengalaman di DPRD, dan pemahaman soal organisasi.

Kendati demikian, pihaknya menekankan bagi yang terpilih untuk menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, harus mampu menjalankan amanat partai dan mempunyai visi untuk kemajuan Kabupaten Bekasi.

”Intinya, siapapun yang menjadi ketua DPRD nanti adalah orang yang punya visi tentang Bekasi dan bisa menjalankan amanat partai. Kalau gak bisa, satu tahun pertama akan kami ganti, gampang aja kok,” pungkasnya. (bis/son)

Tags
Close