Berita UtamaOlahragaParalayang

Paralayang Belum Tetapkan Atlet

Paralayang
LATIHAN: Atlet paralayang Kabupaten Bekasi, Purnomo Alamsyah ketika melakukan pendaratan di venue latihan paralayang Kampung Toga Sumedang. Lokasi tersebut berpeluang menjadi venue babak kualifikasi (BK) PON. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Cabang olahraga Persatuan Gantole dan Paralayang Indonesia (PGPI) Jawa Barat belum menetapkan atlet yang akan tampil di babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON).

Kondisi itu ditengarai karena belum adanya kabar pasti perihal jadwal babak kualifikasi dari PGPI pusat.

”Tapi kemungkinannya pra PON di bulan Setember 2019, tetapi masih belum fixed dan masih membahas technical handbook,” ujar Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PGPI Jawa Barat, Meckry Raditya kepada Radar Bekasi, Senin (22/7).

Meski belum menentukan formasi pasti skuat pra PON, latihan masih terus dijalankan sejumlah atlet Pelatda Jabar.

Belum adanya kepastian jadwal BK perlu antisipasi dengan mempersiapkan matang atlet. Sehingga kapan pun BK dihelat atlet Jabar dalam kondisi siap tampil. ”Sekarang masih tahapan Pelatda,” lanjutnya.

Pada proses Pelatda sebanyak 22 atlet paralayang sudah didata PGPI Jawa Barat. Puluhan atlet tersebut terus diasah kemampuannnya lewat kejuaraan.

”Tahapan yang kita berikan yakni peroses selekda pada kompetisi mini yang kita gulirkan,” tambah pria yang akrab disapa Boy ini.

Mini kompetisi dipilih melibatkan atlet Pelatda Jawa Barat dengan venue
di wilayah Sumedang dan Puncak, Kabupaten Bogor.

”Ada yang dibikin di Sumedang (mini kompetisi,red) ada yang di Puncak. Kalau untuk try out, kita terjunkan alet yang dipersiapkan ke pra PON pada kejuaraan luar daerah,” imbuhnya.

Ketika ditanyakan mengenai lokasi BK yang sebelumnya dikabarkan akan dilaksanakan di daerah Jawa Barat, Boy mengaku, persoalan itu belum bisa dipastikan.

”Kita belum tau juga soal tempat BK apakah di Papua atau di Jawa Barat,” katanya.

Namun jika mengukur pada beberapa rujukan, pelaksanaan BK hingga PON kemungkinan bisa dihelat di kawasan Sumedang Jawa Barat.

”Namun, kita tahu tuan rumah pasti berkeinginan di Papua. Tapi, kita belum bisa bicara ke ranah itu karena terlalu prematur. Intinya kita masih terus mempersiapkan agar event ini berjalan dengan baik,” tukasnya. (dan)

Tags
Close