Berita UtamaPendidikan

Bentuk Budi Pekerti Luhur Lewat Kemah

Santai
BERSANTAI : Sejumlah anggota ekskul pramuka SMAN 6 Kota Bekasi bersantai saat waktu istirahat, Rabu (24/7).Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Sebanyak 360 peserta didik baru SMAN 6 Kota Bekasi bakal mengikuti kegiatan Kemah Bersama di Bumi Perkemahan Cibubur pada 23-24 Agustus 2019 mendatang. Kegiatan ini merupakan implementasi ekskul wajib kepramukaan model blok.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMAN 6 Kota Bekasi, Hasyim, mengatakan kegiatan kemah yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 akan melibatkan guru dan organisasi siswa intra sekolah (OSIS).

“Kita libatkan semua guru dalam melaksanakan kegiatan kemah ini, juga mengajak OSIS untuk membantu jalannya kegiatan kemah,” kata Hasyim, di ruang kerjanya, Rabu (24/7).

Kegiatan kemah diharapkan bisa membentuk siswa yang memiliki sikap yang baik, sopan, dalam segala hal. Yang nantinya bisa diterapkan di lingkungan mereka belajar.

“Setelah kegiatan kemah berharap siswa akan bisa terbentuk budi pekerti luhurnya sehingga nantinya bisa diterapkan di lingkungan sekolah,” katanya.

Hasyim mengungkapkan, ekskul pramuka wajib diikuti oleh seluruh siswa. Hal ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan.

Menurutnya, wawasan kebangsaan dan bela negara diperlukan bagi siswa di seluruh jenjang pendidikan. “Ekskul pramuka ini sebagai upaya untuk melatih siswa agar memiliki wawasan terhadap negaranya,” ujarnya.

Eksul wajib kepramukaan dilaksanakan dengan menggunakan tiga model yaitu model blok, model aktualisasi, dan model reguler. Model blok merupakan pola kegiatan yang dihelat setahun sekali, yakni pada awal tahun ajaran baru.

“Model Blok terbagi menjadi teori dan praktek. Masing-masing dilaksanakan dalam kurun waktu 32 jam yaitu yaitu 2 hari praktek dan 2 hari teori ,” terangnya.

Kemudian, model aktualisasi dilaksanakan selama 120 jam setiap satu minggu sekali dalam bentuk penerapan sikap dan keterampilan yang dipelajari di dalam kelas. Selanjutnya, model regular, kegiatan sukarela berbasis minat peserta didik yang dilaksanakan di Gugusdepan.

“Masing-masing memiliki ketentuan dan ketetapannya masing-masing, ini kami sesuaikan dengan isi Permendikbud Nomor 63 Tahun 2014,” tukasnya. (cr46)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker