Berita UtamaPolitik

Masa Tugas Diperpanjang

Pelantikan Anggota DPRD Terpilih Molor

Radarbekasi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi telah menetapkan 50 nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih. Namun,  para Caleg yang lolos itu belum tentu langsung dilantik.

Ya, pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kota Bekasi terpilih  periode 2019-2024 dipastikan molor hingga September mendatang. Pasalnya,  Komisi Pemilihan  Umum masih menunggu keputusan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU)  di Mahkamah Konstitusi (MK) . Sesuai jadwal, PHPU di MK akan diputuskan pada taggal 9 Agustus nanti.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD, pasal 29 ayat satu menyebutkan pengambilan sumpah Jabatan DPRD dilaksanakan pada tanggal berakhirnya masa jabata anggota DPRD periode sebelumnya.

Sesuai dengan surat keputusan, masa tugas anggota DPRD Kota Bekasi priode 2014-2019 berakhir tanggal 10 Agustus. Sementara untuk melakukan pengangkatan masih harus melalui beberapa proses yang panjang mulai dari pleno ditingkat  KPU Kota hingga menyampaikan surat kepada Gubernur. Proses tersebut jika berjalan dengan cepat bisa memakan waktu sampai dengan awal bulan  September mendatang.

Dalam ketentuan PP nomor 12 tahun 2018 pasal BAB III tentang keanggotaan DPRD pasal 27 ayat satu menyebutkan, masa jabatan anggota DPRD lima tahun terhitung sejak pengucapan sumpah atau janji dan berakhir pada saat anggota DPRD yang baru sumpah atau janji.

“Iya masa jabatan kita berakhir tanggal 10 Agustus nanti, itu berdasarkan SK yang kami terima. Tapi tadi mendapatkan informasi jika pelantikan anggota DPRD terpilih akan diundur, karena masih menunggu keputusan hasil PHPU di MK, berarti tugas kita diperpanjang,”kata anggota DPRD Kota Bekasi Dariyanto.

Pria yang juga terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bekasi priode 2019-2024 ini menyebutkan, berakhirnya masa tugas anggota DPRD kota Bekasi  belum bisa dipastikan waktunya, namun yang pasti berakhir pada saat anggota DPRD yang baru mengucap sumpah. Sampai saat ini  dia mengaku masih memiliki tugas yakni menyusun Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) atau APBD perubahan pada tahun 2019-2020.

“Kita harap selesai lah, kalau hari ini (kemarin) di paripurnakan. Karena, senin besok Banggar sudah mulai bekerja besama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk  menyelesaikan anggaran perubahan 2019-2020,” kata politisi Golkar tersebut.

Selain itu, anggota DPRD Kota Bekasi dijatah mendapatkan gaji sebanyak 60 kali dengan bersaran berfariatif (lihat grafis). Sementara pada bulan agustus mendatang merupkan gaji ke 60. Sehingga jika pelantikan anggota DPRD yang baru nerlangsung pada bulan  September mendatang, maka belum bisa dipastikan gaji yang akan turun pada buan September nanti akan diterima oleh Anggota DPRD yang baru atau yang lama.

“Tadi rapat bamus juga kita sudah bahas, karena itu tidak menjadi domainnya kita. Sehingga kita sampaikan kepada sekertariat dewan untuk berkonsultasi kepada gubernur dan kementrian keuangan,” kata Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai.

Tumai memastikan Pelantikan anggota DPRD periode mendatang tidak bisa dilaksanakan tepat waktu, ia memperkirakan paling cepat dilaksanakan pada awal September mendatang.”Yang pasti tidak bisa dilakukan pada Agustus nanti,”tegasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Bekasi Bidang Hukum, Achmad Edwin Sholihin mengatakan KPU Kota  Bekasi paling lambat memutuskan anggota DPRD terpilih pada tanggal 12 Agustus mendatang atau tiga hari setelah putusan MK.

“Ada tiga putusan yang di plenokan, pertama tentang perolehan suara, kedua tentang perolehan kursi, ketiga tentang angota dewan terpilih. Tapi itu belum selesai, dia harus menyerahkan LHKPN maksimal tujuh hari setelah putusan dia harus melaporkan,” katanya. (sur)

Close