CikarangPemkab

Menaker ‘Sentil’ Bupati

Soal Perbup Perluasan Kesempatan Kerja

RadarBekasi.id – Menteri Ketenagakerjaan, Muhammad Hanief Dhakiri mengkritik Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja terkait dengan terbitnya Perbup nomor 9 tahun 2019 tentang, Perluasan Kesempatan Kerja yang didalamnya mengutamakan warga lokal diterima di perusahaan.

Dia mengatakan, secara prinsip dirinya mendukung kebijakan tersebut. Akan tetapi, kepala daerah harus cermat dalam melihat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah masing-masing.

“Saran saya begitu. Jadi jangan misalnya kalau orang tepuk tangan lalu dibuat (peraturan). Kalau hanya bikin orang tepuk tangan gampang. Tapi apakah tepuk tangan itu membuat orang menderita di masa depan atau tidak ?. Itu yang menjadi soal,” katanya saat hadir dalam kegiatan pelucuran program Vokasi Indonesia Bekerja oleh BPJS Ketenagakerjaan di President University Cikarang, dan ATMI Cikarang, Kamis (25/7).

Hanif menyatakan, Pemkab Bekasi harus melihat tingkat pendidikan dari SDM yang ada di wilayahnya. “Kalau ngomong prinsip itu kita pasti setuju dong, secara prinsip. Tapi harus dicek, itu tenaga lokal isinya apa, kalau isinya lulusan SD, itu namanya bunuh diri,” ujarnya.

Sehingga, menurut dia, akan lebih baik jika Pemkab Bekasi mengajak pelaku industri yang ada untuk meningkatkan SDM dari tenaga kerja lokal. “Setelah kualitas tenaga kerja bagus didorong untuk direkrut oleh perusahaan. Tapi jangan mematok, misalnya sekian persen harus lokal,” katanya.

Dia memaparkan, secara nasional terdapar sebanyak 57 persen lulusan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). “Kalau nasionalnya 57 persen lulusan SD SMP kita bawa ke daerah kurang lebih begitu. Bahkan kalau kasus di Provinsi tertentu bahkan lebih tinggi,” tuturnya.

Diketahui, kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi diharapkan optimal dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Hal itu dinilai dapat membantu persoalan ketenagakerjaan yang ada di wilayah setempat.

Selain itu, hal tersebut juga sejalan dengan Peraturan Bupati nomor 09 tahun 2019 tentang Perluasan Kesempatan Kerja.(pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close