Cikarang

Pemkab Komitmen Cegah Paham Radikalisme

Pemkab Komitmen Cegah Paham Radikalisme
KOMPAK: Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja bersama Kapolres Metro Bekasi, Kombespol Chandra Kusuma, menunjukan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan Polres Metro Bekasi untuk memberantas paham radikalisme. IST/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berkomitmen melaksanakan dan mendukung segala upaya untuk mencegah penyebaran pemahaman radikalisme. Hal itu dibuktikan dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Polres Metro Bekasi, MUI Kabupaten Bekasi, Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi di Ruang Rapat Polres Metro Bekasi, Cikarang Utara, akhir Pekan Lalu.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mengatakan, dia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Polres Metro Bekasi dalam melaksanakan tugas sebagai pengayom masyarakat.

”Saya sangat mengapresiasi dan menilai sangat positif atas hal baik yang kita lakukan. Semoga dengan adanya kesepahaman ini semua dapat bekerja sama dan bersinergi dalam mencegah paham radikalisme,” kata Eka.

Dia mejelaskan, Pemkab Bekasi akan memberikan dukungan penuh dalam hal pemberian pemahaman ataupun penyuluhan kepada masyarakat untuk mencegah paham radikalisme.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Metro Bekasi Kombespol Candra Sukma Kumara menuturkan, akan melakukan sosialisasi pencegahan paham radikal dan terorisme. Pihaknya akan mengedukasi masyarakat Kabupaten Bekasi melalui penyuluhan.

”Nantinya kita akan masuk ke sekolah-sekolah terutama memang yang banyak menjadi target adalah anak sekolah. Sebab generasi muda itu rasa ingin tahunya lebih besar. Kemudian nanti kita akan membentuk satu tim atau satgas akan roadshow memberikan penyuluhan,” katanya.

Menurutnya, penyuluhan tersebut dapat menambah wawasan dan pemahaman para pelajar tentang paham dan aliran yang dapat membahayakan pertumbuhan generasi muda. Selain itu, juga sebagai langkah strategis dalam upaya untuk menangkal dan membentengi diri dari faham radikalisme.

”Saya berharap generasi muda khususnya kalangan pelajar akan lebih waspada terhadap ancaman dari luar, dan juga sebagai modal untuk memahami lingkungan. Sehingga tidak mudah terpengaruh dengan adanya aliran radikal,” pungkasnya.(and/adv)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close