BeladiriOlahraga

Cara Kempo Tingkatkan Kemampuan Atlet Junior

Hadapi Kejuaraan Nasional, Bersaing dengan Atlet Senior

Kempo
MEDALI PERAK: Atlet muda Kempo Kabupaten Bekasi, Irsan Aziz (kedua) meraih medali perak di kelas 55 kg kelompok dewasa. IST/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bekasi mulai memproyeksikan atet mudanya ke level senior. Hal itu dibuktikan lewat beberapa kejuaraan yang dihelat belum lama ini. Mereka menerjunkan atlet junior untuk bersaing dengan atlet level diatasnya.

Pada kejuaraan nasional (Kejurnas) Monas Cup, di GOR Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, 25-27 Juli 2019 atlet muda Kabupaten Bekasi, Irsan Aziz berhasil menyabet medali perak.

Ketua Umum Perkemi Kabupaten Bekasi, Dadik Pranadi menjelaskan sebanykan 16 atlet randori (perkelahian bebas) dan empat atlet embu (kerapihan teknik) sudah menjalani pertandingan.

”Beberapa atlet muda, kami beranikan diri untuk terjun di kelompok dewasa dan ternyata mereka bisa mengimbangi permainan dan memberikan perlawanan yang cukup tangguh ketika berhadapan dengan atlit-atlit senior yang sudah berpengalaman,” ujarnya kepada Radar Bekasi.

Lebih lanjut kata Dadik, salah satu atlet binaan, Irsan Ibnu Aziz kelas 55 kilogram pada laga final berhasil bertemu dengan atlet pemusatan latihan daerah (Pelatda) Pekan Olahraga Nasional (PON). Aziz akhirnya berhasil mengimbangi dan menyabet medali perak.

”Atlet junior kita, berhasil meraih medali perak di kelas 55 kilogram kelompok dewasa. Di final dia dikalahkan oleh atlet PON dari daerah lain. Saya tidak tau persis dari mana atlet yang menjadi lawannya, hanya memang atlet PON,” bebernya.

Dia menambahkan, pada kejuaraan ini diikuti 17 tim peserta dan melibatkan 400 atlet kenshi kelompok usia pemula, remaja dan dewasa.

Terlepas dari prestasi yang diraih, evaluasi tetap dilakukan pengcab dan pelatih terutama dari segi fisik. Namun pantauan hasil pertandingan, atlet mudanya diklaim layak bersaing dengan atlet senior.

”Kekalahan beberapa atlet kami, kebanyakan karena stamina yang kedodoran. Hal ini akan menjadi bahan evaluasi dan prioritas bagi kami untuk dibenahi,” katanya.

Dadik menegaskan, pemilihan nomor senior di Kejurnas juga memiliki target lain. Menurutnya, atlet yang kini sedang dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIV 2022 Jawa Barat meski memiliki kualitas yang memadai.

“Sebenarnya ini menjadi agenda Pelatcab Porda. Maklumlah, kalau kita memilih lawan-lawan atlet senior. Terutama lawan dari NTT yang memiliki stamina yang tinggi karena gemblengan latihan dan disiplin yang tinggi,” bebernya. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker