Cikarang

Penjualan Bambu Diprediksi Meningkat

Bambu
MEMBUAT PANJAT PINANG: Penjual bambu untuk lomba panjat pinang, Jaya (45) menyelesaikan pembuatan batang untuk panjat pinang dari bambu di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu. CR43/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Salah satu penjual bambu di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jaya (45) mulai sibuk mengolah bambu untuk dijadikan batang panjat pinang. Hal itu menyusul banyaknya pesanan dari sejumlah masyarakat menjelang Hari Kemerdekaan ke-74 RI pada 17 Agustus mendatang.

”Yang saya buat ini bukan batang pinang tapi bambu, tiga tahun yang lalu memang menggunakan pinang karena sudah jarang pada akhirnya menggunakan bambu karena banyak masyarakat yang memilih bambu karena harganya yang terjangkau,” katanya kepada Radar Bekasi belum lama ini.

Dia mengaku membuat dua bambu untuk lomba panjat pinang. Supaya pesanan dari warga Bekasi dan Jakarta yang masuk dapat terpenuhi. ”Kalau pemesanan panjat pinang bambu ini didominasi warga Bekasi kalau warga Jakarta Utara hanya beberapa saja cuma jauh-jauh mereka sudah pesan, makanya lagi kejar target pembuatan untuk minggu ini sudah ada yang pesan delapan panjat pinang bambu,” ucapnya.

Setiap bambu yang digunakan untuk panjat pinang dijual seharga Rp250 ribu. ”Kalau tahun kemarin saya jual Rp200 ribu sekarang saya jual Rp250 ribu karena harga bambunya juga naik, cuma kalau ada yang beli banyak dikasih potongan harga kalau hanya satu saya patok harga pas,” terangnya.

Dia menambahkan, diperkirakan jumlah bambu untuk panjat pinang yang terjual bakal meningkat dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 50 buah.

”Tahun ini saya prediksi yang membeli lebih banyak, untuk mengantisipasinya saya membuat 60 buah panjat pinang bambu. Kalau tahun kemarin kan 50 buah, mudah-mudahan penjualan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya,” tandasnya. (cr43)

Close