Berita UtamaPolitik

PKS Godok Nama Wakil Ketua DPRD

Radarbekasi.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi mengaku sedang menggodok nama yang akan menjadi Wakil Ketua DPRD.

Dari sepuluh anggota legislatif (aleg) yang terpilih dari PKS, ada lima nama yang menjadi calon kuat sebagai Wakil Ketua DPRD, karena dianggap senior.

Nama tersebut diantaranya, Ustad Ayub, Fatmah, Budiyanto, Mustakim Marzuki, dan Muhammad Nuh.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Muhammad Nuh mengatakan, secara umum, sepuluh nama aleg PKS yang terpilih, layak menjadi Wakil Ketua DPRD. Namun di internal partai, ada beberapa pertimbangan, misalnya dari segi senioritas, artinya dia anggota dewan baru apa lama, ini akan menjadi bahan pertimbangan.

”Dari sepuluh aleg PKS yang terpilih, ada lima anggota dewan lama (senior), termasuk saya sendiri, walaupun tidak full. Tentu ini akan menjadi bahan pertimbangan untuk memilih Wakil Ketua DPRD,” ujar Nuh saat dihubungi melalui telpon, Selasa (30/7).

Menurutnya, alasan partai mempertimbangkan dewan lama, karena kalau yang lama komunikasi dengan pemerintahan sudah terjalin, dan biasanya akan lebih cepat nyambungnya. Tapi kalau komunikasinya kurang bagus, bisa menimbulkan perbedaan pendapat, terutama dalam pembangunan.

”Ini masalah tanggung jawab. Artinya, kepemimpinan nantinya bisa memperbaiki pola hubungan dengan Bupati, hubungan dengan anggota dewan yang ada, dan bisa merajut kepentingan banyak pihak,” tuturnya.

Nuh menegaskan, aleg terpilih yang nantinya menjadi Wakil Ketua DPRD harus ada keputusan dari DPW PKS Jawa Barat. Pasalnya, secara birokrasi kepartaian seperti itu. Kendati demikian, tidak ada yang menjalin komunikasi atau meminta ingin menjadi Wakil Ketua DPRD, karena mekanismenya tidak seperti itu.

”Saya sebagai Ketua DPD PKS sudah kenal semua, ibaratnya saya ini pelatih sekaligus pemain juga. Saya tahu siapa layak menjadi straiker, sayap kanan maupun kiri, dan lainnya, karakter-karakter itu sudah harus tahu, jadi tidak usah daftar ke partai lagi,” terangnya.

Disinggung mengenai dirinya mau atau tidak menjadi Wakil Ketua DPRD, Nuh tidak mau berbicara banyak, tapi kalau memang diminta partai dan kemauan masyarakat, dirinya bersedia.

”Kalau memang diperintahkan jalan seperti itu, saya mau, tapi kalau tidak, ya harus legowo,” ucapnya sambil tertawa. (pra)

Tags
Close