CikarangLingkungan

Tak Optimal Gegara Bangli

Pembersihan Sampah Kali Busa

Pembersihan Sampah Kali Busa
MENGANGKUT SAMPAH: Warga bersama personil TNI, Polri dan tenaga harian lepas (THL) mengangkut sampah Kali Busa di Perumahan Pondok Ungu Permai Sektor V, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (30/7). CR43/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Sedikit demi sedikit sampah yang menumpuk di Kali Busa dibersihkan oleh warga, TNI, dan Polri di Perumahan Pondok Ungu Permai Sektor V, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Selasa (30/7). Hal tersebut dilakukan dalam rangka giat tanggap darurat atas penumpukan sampah yang telah menyelimuti kali sepanjang 1,5 kilometer selama satu tahun kebelakang ini.

Pantauan Radar Bekasi, puluhan warga, tenaga harian lepas (THL) dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, TNI, dan Polri mengangkat berbagai macam sampah seperti styrofoam, plastik, dan popok bayi dengan menggunakan sebilah bambu.

Setelah itu, sampah ditaruh di atas karung untuk dibawa ke armada pengangkut sampah yang berada di Perumahan PUP.

Kegiatan tersebut dilakukan dari sekitar pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB. Pada sekitar pukul 15.00 WIB, sampah masih terlihat menumpuk di kali yang berada di perbatasan kota dan kabupaten Bekasi ini.

Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi mengatakan, pihaknya hanya bisa mengangkut sampah yang masih dapat dijangkau. Untuk membersihkan semua sampah yang menumpuk dan mengendap, kata dia, harus dilakukan menggunakan alat berat. Namun hal itu tidak dapat dilakukan karena terkendala sebanyak 204 bangunan liar (bangli) di bantaran Kali Busa.

”Untuk mengangkat semua sampah tidak bisa dilakukan secara manual tetapi harus dibantu dengan alat berat, dan solusinya itu bangunan liar yang ada harus ditertibkan agar alat berat dapat masuk ke Kali Busa ini,” katanya saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi akan ikut melakukan bersih-bersih sampah di Kali Busa pada Kamis (1/8). Nantinya, terdapat sebanyak 100 THL yang diterjunkan dari tiga wilayah Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kebersihan di Kabupaten Bekasi.

”Rinciannya, UPTD Kebersihan wilayah I akan mengerahkan 40 THL, tiga truk sampah dan delapan baktor. Lalu, UPTD wilayah II mengerahkan 30 THL, satu armada truk dan dua baktor. Sementara UPTD wilayah III akan mengerahkan 30 THL dan satu truk sampah, ini semua atas intruksi langsung dari Bupati Bekasi sesuai hasil rapat,” terangnya.

”Bersih-bersih pada hari Kamis nantinya juga dibarengi pendataan bangunan liar yang berada dibantaran Kali Busa, kabarnya PJT II akan mendata bangunan liar yang ada, tadi juga sudah datang dari PJT II nya dan melihat langsung kondisinya, jadi untuk penertiban bangunan diperkirakan akan dilakukan akhir Agustus,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Badan Musyawarah Warga (Bamuswa) PUP Sektor V, Anwarudin mengatakan, pihaknya berharap agar bangli yang ada di bantaran kali dapat ditertibkan. Karena keberadaannya membuat lebar kali menyusut dari sekitar 30 meter menjadi empat hingga lima meter.

Kondisi ini menyebabkan belasan ribu kepala keluarga (KK) di 26 RW yang ada di Kelurahan Bahagia kerap terdampak banjir karena penumpukan sampah di kali tersebut.

”Karena masalah utamanya adalah bangunan liar dan sangat disayangkan penghuni bangli itu sendiri membuang sampahnya juga ke sini (Kali Busa). Akibat adanya bangli kali setempat menyempit,” tuturnya.(cr43)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close