Metropolis

Unsika Helat Workshop di SMA Mathlaul Anwar

Ajarkan Guru Hasilkan Buku Ajar dan Menulis Artikel Ilmiah

Unsika
FOTO BERSAMA: Sejumlah narasumber dan guru SMA Mathlaul Anwar foto bersama usai kegiatan workshop pembuatan buku ajar dan penulisan artikel ilmiah.Ist

Radarbekasi.id – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) menghelat workshop pembuatan buku ajar dan penulisan artikel ilmiah di SMA Mathlaul Anwar. Kegiatan ini mengedukasi para guru tentang bagaimana pembuatan buku ajar dan artikel ilmiah serta memberikan penyuluhan hukum tentang Hak Kekayaan Intelektual.

Workshop diikuti oleh para guru SMA Mathlaul Anwar Batujaya, dan mahasiswa Fakultas Hukum Unsika. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yakni Abdul Atsar dan Muhammad Syafi’I.

Dalam workshop yang didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), para guru mendapatkan pengalaman dan ilmu pembuatan buku ajar, menulis artikel ilmiah dan cara mendapatkan sertifikat hak cipta melalui elektronik. Para guru nampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00-15.00 WIB.

PKM ini akan terus berlanjut sampai guru benar-benar menghasilkan jurnal dan buku ajar dengan pendampingan oleh narasumber. Kepala Sekolah SMA Mathlaul Anwar, Ahmad Sopyan, mengapresiasi dihelatnya workshop tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru.

”Kegiatan ini sangat positif dan terutama untuk pengembangan kualitas bagi guru SMA Mathlaul Anwar, apalagi yang memberikan materi adalah orang yang memang berkompeten di bidangnya,” ujar Ahmad, dalam keterangan tertulisnya.

Melalui workshop ini, Ahmad berharap, dapat berdampak positif terhadap guru untuk menguasai cara menulis buku ajar. Kedepannya, pihak sekolah juga akan memberikan penguatan materi yang berkaitan dengan kualitas guru.

”Ini adalah salah satu upaya mengembangkan ilmu yang dimiliki oleh masing-masing guru SMA Mathlaul Anwar,” tukasnya.

Sementara, Abdul Atsar, berharap melalui program ini ada dua guru yang dapat menulis buku ajar yang sudah terbit dan ber-ISBN (International Standard Book Number) atau Nomor Buku Standar Internasional.

Menurutnya, setelah kegiatan ini akan dilanjutkan dengan pelatihan pendaftaran Hak Cipta melalui elektronik apabila buku ajar yang dihasilkan guru dibawah bimbingan tim PKM sudah terbit. Adapun waktu pelatihan direncanakan pada September dan Oktober 2019.

”Saya berharap bahwa ada dua guru yang dapat menerbitkan bukunya dan ber-ISBN, dan guru dapat menulis artikel yang dapat diterbitkan pada jurnal berstandar ISSN,” tukasnya. (cr46/pms)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker