Berita UtamaPendidikan

Seleksi XL Future Leaders 2019 Dimulai

Pendaftar Capai 17 Ribu Mahasiswa

seleksi
TES SELEKSI: Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi konsentrasi menjalani tes seleksi XL Future Leaders Batch 8 di Jakarta, belum lama ini.

Radarbekasi.id – Program XL Future Leaders 2019 (XLFL) mulai masuk tahap seleksi. Tercatat lebih dari 17 ribu mahasiswa dari berbagai penjuru Tanah Air mendaftar program tersebut.

Para pendaftar akan mengikuti seleksi bertahap pada 27 Juli-25 September 2019. Program yang dihelat oleh PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) pada 2019 telah memasuki pelaksanaan ke-9.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, menyampaikan jumlah pendaftar program XL Future Leaders 2019 meningkat dari tahun sebelumnya. Pada 2018 jumlah pendaftar 16 ribu mahasiswa, sementara 2019 mencapai 17 ribu mahasiswa.
”Peningkatan jumlah pendaftar menunjukan program XL Future Leaders 2019 semakin dikenal luas oleh mahasiswa Indonesia, termasuk manfaat yang diberikan,” ujar Tri, dalam siaran pers, belum lama ini.

Ia menjelaskan, jumlah peserta yang diterima pada program XLFL tahun ini berjumlah minimal 150 orang terpilih melalui serangkaian seleksi ketat yang diadakan oleh XL Axiata. Tidak ada kuota khusus untuk masing-masing daerah pada saat seleksi peserta dilakukan.

Rangkaian kegiatan sosialisasi program di beberapa kota besar seperti di Pontianak, Semarang, Malang, dan Banda Aceh, telah XL Axiata laksanakan pada Maret hingga April 2019 lalu. Berbarengan dengan kegiatan itu, pendaftaran XLFL 2019 juga telah dibuka secara online, persisnya mulai 1 Maret 2019 hingga penutupuan pada 30 Juni 2019 lalu.

XLFL merupakan program pengembangan kepemimpinan untuk mempersiapkan calon pemimpin global yang mempunyai jiwa kepemimpinan sekaligus mempunyai sifat kepedulian dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu, XL Axiata berharap para peserta suatu saat nanti akan bisa secara maksimal ikut membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Program ini berlangsung selama dua tahun untuk setiap angkatan.

Untuk bisa mengikuti program berdurasi 2 tahun ini, peserta harusnya berstatus mahasiswa tahun pertama dan kedua atau masuk semester pertama sampai keempat, dengan jurusan baik dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial. ”Program ini terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan,” tuturnya.

Soft skills yang diajarkan akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis.
”Kurikulum yang diterapkan juga sejak awal, sudah dirancang dengan menyesuaikan pada perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan,” tukasnya. (oke)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close