Politik

DKPP Putuskan Syahril dan Haris Bersalah

Radarbekasi.id – Dari hasil persidangan yang dilakukan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambun Selatan, Syahril, Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, Abdul Haris, dinyatakan bersalah, dan mendapat peringatan keras.

Menurut keterangan Ketua Bawaslu Kabupaten Bekasi, Saiful Bahri, sebelumnya dua orang tersebut dilaporkan oleh calon anggota legislatif (caleg) dapil Jabar 9 dari Partai Demokrat, Wili yang dikuasakan oleh suaminya.

”Setelah DKPP memproses aduan dan menyidangkan kasus itu diawal Juli lalu, dalam persidangan semua diberi kesempatan baik teradu maupun pengadu, dan beberapa pihak seperti KPU dan Bawaslu, termasuk saksi-saksi,” beber Saiful, Kamis (1/8).

Sayangnya, dalam persidangan, Ketua PPK Tambun Selatan, Syahril tidak hadir. Semua sudah diberikan kesempatan oleh hakim majelis pemeriksa untuk mengeluarkan pendapat masing-masing.

”Pada Rabu (31/7), keluar keputusan dari DKPP, bahwa Ketua PPK Tambun Selatan, Syahril dan Komisioner KPU, Abdul Haris diberi peringatan keras,” kata Saiful.

”Sebenarnya ini ranahnya DKPP, kalau secara kelembagaan ini diluar Bawaslu. Saya tidak mau terlalu ikut campur, yang pasti dua orang yang dilaporkan sudah mendapat peringatan,” ujarnya.

Dijelaskan Saiful, kalau putusan di DKPP itu ada yang namanya peringatan biasa, peringatakan keras, dan yang paling berat itu hingga pemecatan.

Menurutnya, setelah adanya keputusan ini tidak ada lagi persidangan, kecuali kalau yang bersangkutan ada yang melaporkan kembali, sehingga itu akan menjadi pertimbangan DKPP.

”Tindak lanjut paling hanya sebatas diberi teguran tertulis saja. Itu yang saya tahu,” tandasnya. (pra)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close