Cikarang

Menengok Aktivitas Petani di Bantaran Kali Busa

Terpaksa Panen Lebih Awal

Panen
PANEN LEBIH AWAL: Sejumlah petani memanen dini bayamnya di Kampung Pulo Timaha, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (5/8).CR43/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Proses pengangkutan tumpukan sampah di Kali Busa, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan terus dilakukan. Sejumlah tanaman milik warga setempat terdampak proses pengangkutan tersebut. Berikut laporannya.

Tanaman bayam milik warga Pulo Timaha, Desa Babelan Kota, Umin (47) terpaksa dipanen lebih awal. Hal itu disebabkan karena lahan kebunnya dilintasi alat berat untuk membuka jalur pengangkatan sampah kali busa pada sisi sebelah utara.

Umin mengatakan, seharusnya tanaman itu dipanen tiga hari lagi. Tapi, untuk membantu proses pengangkutan sampah dia rela panen lebih awal.

”Saya sangat mendukung langkah penanganan yang dilakukan pemerintah, lebih cepat lebih baik, lagian jika sampah disana bersih warga yang ada disini juga senang, agar aliran air bisa lancar dan mengairi areal persawahan setempat,” katanya kepada Radar Bekasi, Senin (5/8).

Dia mengungkapkan, warga yang lahan perkebunannya terdampak menerima ganti rugi sebesar Rp200 ribu dari pemerintah setempat. ”Jadi ada sejumlah warga yang menerima akibat lahan tanaman sayurnya dilintasi alat berat, sebelumnya memang kita diberi tahu jadi tidak dadakan,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya yang memiliki lahan perkebunan kangkung, Usman (37) mengaku tidak keberatan jika lahan tanaman kangkung yang baru ditanami bibit dilintasi alat berat.

”Lagian saya juga dapat ganti rugi dari pemerintah, ini juga mau digempur lagi tanahnya untuk kembali ditanami bibit kangkung dan bayam,” katanya. (van)

Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close