Pendidikan

Polisi Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Radikalisme

Polisi
ANTUSIAS – Para pelajar dan ketuan RW antuasias mengikuti kegiatan penyuluhan bahaya narkoba dan radikalisme dari Tim Binmas Polda Metro Jaya di SMKN 8 Kota Bekasi, Senin (5/8).

Radarbekasi.id – Tim Binmas Polda Metro Jaya memberikan penyuluhan bahaya narkoba dan radikalisme di SMKN 8 Kota Bekasi, Senin (5/8). Kegiatan yang dilakukan dalam rangka Operasi Bina Kusuma Jaya 2019 ini diikuti oleh siswa dan warga sekitar.

Kasubdit Bhabin Dit Binmas Polda Metro Jaya, AKBP Saeli Pudja Wijaya, mengatakan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan radikalisme perlu diberikan sejak dini kepada generasi muda.

Menurutnya, narkoba sangat berbahaya untuk masa depan. Sedangkan radikalisme merupakan kegiatan yang mengatasnamakan agama dan menghancurkan kerukunan bangsa.

“Kita tanamkan nilai-nilai positif seperti ini sejak dini karena generasi muda yang akan menentukan terjadi atau tidaknya tindakan kejahatan tersebut,” ujarnya disela kegiatan berlangsung.

Menurutnya, terdapat 2 juta anak muda di Indonesia terjerumus dalam narkoba. Sebanyak 50-60 orang meninggal dunia setiap harinya akibat mengkonsumsi barang haram tersebut.

“Bisa dibayangkan secepat itu bahaya narkoba bisa menyerang masyarakat dengan jumlah yang cukup besar,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 8 Kota Bekasi, Eden Hedi, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh anak 120 didiknya melainkan warga sekitar seperti ketua RW dan guru. Peserta cukup antusias mengikuti kegiatan penyuluhan.

“Kami pihak sekolah juga mengajak masyarakat sekitar sekolah dengan diwakilkan oleh ketua RW untuk sama-sama menjaga dan mengingatkan generasi muda tentang bahayanya radikalisme dan penggunaan narkoba,” ungkapnya.

Melalui penyuluhan ini, pihaknya berharap para siswa tidak terjerumus narkoba dan radikalisme.”Semoga siswa bisa menjadi lebih cerdas dan memiliki pikiran yang positif sehingga nantinya tidak bisa lagi untuk dibodoh-bodohi oleh oknum-oknum kejahatan,” pungkasnya. (cr46)

Tags
Close