Pendidikan

Sekolah Tinggi Mitra Karya jadi Universitas

Perubahan Status Melalui Proses yang Cukup Panjang

SERAHKAN-SK
SERAHKAN SK: Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Barat dan Banten, Uman Suherman, menyerahkan SK perubahan status Mitra Karya dari sekolah tinggi menjadi universitas, kemarin. Dewi Wardah Radar Bekasi

Radarbekasi.id – Sekolah Tinggi Mitra Karya secara resmi berubah menjadi universitas. Perubahan status ini setelah diterimanya surat keterangan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI), Selasa (6/8).

Pada awalnya atau sekitar 1993, Mitra Karya merupakan lembaga kursus. Selanjutnya, pada 2000 mendapatkan izin operasional menjadi akademik manajemen ilmu komputer (AMIK).

Kemudian, pada 2003 berubah menjadi sekolah tinggi. Berkat pengalaman dan kemampuan yang dimiliki serta mampu menghadapi kompetisi ditengah tantangan zaman, kini bisa berubah menjadi univesitas.

Pembina Yayasan Univesitas Mitra Karya, Suroyo, mengakui perubahan status ini melalui proses yang cukup panjang. ”Semua berawal dari bawah, nggak bisa langsung begitu saja di atas. Kita perlu proses, jika mampu melewatinya baru itu dinamakan kompetisi yang baik dengan pengalaman yang dimiliki,” ungkap Suroyo.

Universitas Mitra Karya kini memiliki tujuh program studi jenjang strata satu (S1). Yakni, teknik industri, teknik elektro, teknik informatika, manajemen informatika, komputer akutansi, pendidikan olahraga, pendidikan komputer, dan bisnis jasa ekonomi syariah.

”Awalnya kita hanya memiliki empat jurusan, kemudian pada tahun ini kita tambah tiga jurusan. Jadi total jurusan yang kami miliki saat ini tujuh program studi,” katanya.

Suroyo menambahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan, pihaknya akan memberikan beasiswa gratis kepada calon mahasiswa yang memiliki prestasi dibidang akademik maupun non akademik namun terkendala biaya kuliah.

”Kita gratiskan tanpa pungutan biaya apapun sampai lulus S1, tetapi harus memiliki kemauan tinggi untuk menimba ilmu,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Barat dan Banten, Uman Suherman mengatakan sekolah tinggi yang berubah menjadi universitas harus mampu meningkatkan kualitasnya. Baik dari manajemen, maupun tenaga pengajarnya.

”Pepatah mengatakan tidak mungkin bangsa berkualitas kalau pendidikan tidak berkualitas. Untuk pendidikan berkualitas mau tidak mau harus memiliki dosen yang berkualitas,” ujarnya dilokasi yang sama.

Selain itu, bisa menjadi universitas yang mampu mengukir prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. (cr46)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker