Berita UtamaPolitik

Forum Orda Tolak Marzuki dan Tuti

orda
DUDUK BERSAMA: Sejumlah pengurus Forum Organisasi Daerah (Orda) Bekasi duduk bersama saat menyampaikan penolakan terhadap Calon Wakil Bupati (Cawabup), Ahmad Marzuki, di Tambun Selatan, Rabu (7/8). PRA/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Forum Organisasi Daerah (Orda) Bekasi menghelat konsolidasi guna mempertanyakan kredibilitas Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi.

Dalam konsolidasi tersebut, mereka meminta Cawabup Bekasi harus bersih serta tidak pernah terlibat kejahatan apapun.

Humas Forum Orda, Faisal mengatakan, dua nama Cawabup yang direkomendasikan oleh DPP Partai Golkar, yakni Ahmad Marzuki dan Tuti Nurcholifah Yasin, tidak sesuai kriteria untuk menjadi Wakil Bupati.

”Marzuki itu pernah terlibat kasus dan sudah diperiksa oleh Bareskrim Mabes Polri pada 2015 lalu. Sedangkan Tuti, merupakan adek mantan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus gratifikasi Meikarta dan bagian dari dinasti politik,” kata Faisal, Selasa (6/8).

Pihaknya juga meminta penegak hukum untuk mengungkap adanya indikasi permainan mahar dalam penjaringan Cawabup yang dilakukan anggota DPRD periode 2014-2019.

”Adanya mahar politik saat pendaftaran Cawabup yang beredar luas harus segera diselesaikan oleh pihak penegak hukum. Jangan sampai ini menjadi polemik di masyarakat Kabupaten Bekasi. Kami minta harus dapat diungkap,” desak Faisal.

Ia menjelaskan, konsolidasi ini tergabung dari sepuluh elemen mahasiswa dan pemuda untuk melakukan aksi penolakan terhadap para Cawabup yang dianggap tidak layak. Dalam konsolidasi tersebut, turut hadir BEM Bekasi Raya, Formabes, Formasi, HMI, PMII, GMB dan BSI, BEM STMIK.

”Kami juga akan melakukan konsolidasi secara besar-besaran guna menolak para Cawabup yang tidak layak, termasuk melakukan aksi,” tegas Faisal. (pra)

Tags
Close