Berita UtamaOlahraga

KONI Selektif Kucurkan Dana Pembinaan

Cabor Minim Prestasi Siap-Siap Gigit Jari

Koni
ILUSTRASI: Ketua KONI Kota Bekasi (kanan) bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi ketika mengukuhkan atlet Porda 2018 lalu. IRWAN/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – Kucuran dana pembinaan bagi cabang olahraga (Cabor) dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi bakal diperketat.

Cabor bakal dilakukan verifikasi ulang, sebelum dana pembinaan diserahkan. Pasalnya, KONI enggan kecolongan, menyusul adanya pengcab yang pembinaan nihil dan tak ada prestasi namun tetap menerima dana pembinaan.

Ketua KONI Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irwan menjelaskan, anggaran triwulan mengacu pada target Porda 2022 mendatang. Dana pembinaan diprioritaskan bagi pengcab yang konsen melakukan pembinaan atlet.

”Porda sebetulnya masih ada waktu dua tahun lagi, itu rentang waktu cukup lama. Pasca porda XIII di Bogor, kita sedang memetakan profil, potret cabor yang ada pasca porda seperti apa. Berjalan atau tidak,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Bekasi, Kamis (8/8).

Lanjut pria yang akrab disapa Bang Yan ini menjelaskan, meski belum dianalisisis secara langsung, namun besar dugaan ada beberapa cabor yang intensitasnya berkurang. Dari mulai kegiatan yang menyangkut pembinaan ditingkat pengcab. ”Banyak juga pengcab yang rutin menjalankan pembinaan,” ucapnya.

Dijelaskannya, KONI saat ini tengah membentuk tim yang bakal melakukan verifikasi cabor dan hasilnya akan dilaporkan ke KONI Kota Bekasi.

”Jadi kalau kita memberikan uang pembinaan, triwulan dan sebagainya, sementara kita agak gelap pada kondisi (cabor) pasca porda maka akan ada hambatan. Apakah kegiatan tetap ada atau tidak,” bebernya.

Hasil monitoring dan verifikasi, kata dia, menjadi ukuran utama pada pendistribusian anggaran triwulan.

”Dari laporan itu, KONI nanti akan tahu dengan jelas. Bahwa pengcab yang masih jalan dan konsisten menjalankan tiap program akan jadi prioritas penerima anggaran kita,” imbuhnya.

Menurutnya, proses yang akan dijalankan sangat berkaitan dengan proyeksi target Porda 2022 Jawa Barat nanti.

”Apa lagi Pordanya di tiga tuan rumah. Ini sesuatu yang luar biasa karena setiap tuan rumah punya keinginan untuk meraih medali terbanyak juga,” imbuhnya.

Dijelasknnya anggaran triwulan bakal dikucurkan pada September akhir atau awal Oktober 2019.”Anggaran tidak mengganggu program,” klaimnya

Terpisah, Pelatih Angkat Besi Kota Bekasi, Sodikin menuturkan, perihal anggaran pembinaan keputusan ada di KONI. Pihaknya membenarkan bahwa dana pembinaan dilihat dari aktivitas cabor sebelum dikucurkan.

”Dalam hal anggaran, kita sudah menenerima intruksi langsung. Saat ini, pihak KONI akan mengkroscek setiap cabor terlebih dahulu,” tukasnya. (dan)

Tags
Close