Berita UtamaCikarangLingkungan

Normalisasi Harus Optimal

Kali Busa Bahagia Bersih

BERSIH : Sejumlah warga berada di bantaran Kali Bahagia yang telah dinormalisasi di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, kemarin. Normalisasi sungai dari sampah rumah tangga itu telah rampung. ARIESANT/RADAR BEKASI

RadarBekasi.id – Aliran Kali Busa di Kelurahan Bahagia telah bersih setelah dilakukan pengangkutan sampah oleh Sektor 20 Satgas Citarum Harum, Perum Jasa Tirta (PJT) II serta warga serta pihak kelurahan setempat selama beberapa waktu kebelakang.

Sekretaris Kelurahan Bahagia, Mawardi mengatakan, pengangkatan sampah sudah dilakukan sepanjang 1,7 kilometer sampai batas Kampung Pulo Timaha, Desa Beabelan Kota.

”Kalau tonase yang sudah terangkat dengan lumpur mungkin lebih dari 300 ton (kemarin). Kalau keseluruhan kurang lebih sampai 500 ton, kita masih ada 1,2 kilometer lagi yang lokasinya padat,” katanya kepada Radar Bekasi, Jumat (9/8)

Dia menjelaskan, selanjutnya pengangkutan sampah serta normalisasi akan dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataaan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi. Hal itu diketahuinya setelah pihak kelurahan dan warga bertemu dengan Dinas PUPR.

”Insha Allah hari ini (kemarin) ada alat berat dari Dinas PUPR, dimana ada kegiatan Rp500 juta, DA 3. Tadi saya sudah ketemu PPTK, Pengawas dan Pelaksananya kita rapat di Kantor RW 23. Sore ini disurvey untuk menurunkan alat berat, alat berat yang kita pinjam dari PUPR saya setop karena akan dilanjutkan oleh pihak ketiga dari PUPR,” tuturnya.

Dia berharap agar semua pihak bekerja sama menjaga kebersihan kali.  ”Dan mohon maaf semoga tidak ada bangunan liar,” ujarnya.

Terpisah, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Dapil IV Kabupaten Bekasi (Babelan-Tarumajaya, Sukawangi-Tambelang-Tambun Utara), Muhtadi Muntaha, mengingatkan, agar anggaran yang dialokasikan untuk normalisasi dioptimalkan. Masyarakat juga diminta untuk melakukan pengawasan dalam pelaksanaan normalisasi.

“Saat ini proses pelaksanaannya mulai berjalan, nah masyarakat sekitar, serta aparatur pemerintah desa turut serta melakukan pengawasan (normalisasi) yang dilaksanakan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,” katanya.

Setelah selesai normalisasi, dia menghimbau agar semua pihak saling menjaga kebersihan dengan tidak membuagn sampah di kali.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Nur Haidir, menuturkan, pihaknya akan memaksimalkan proses normalisasi.

Jika sudah selesai, pihaknya berencana memasang spanduk imbauan agar masayarakat tidak kembali membuang sampah ke kali. “Kami akui sampah disini memang banyak, namun adanya kegiatan menggunakan anggaran daerah, kami akan maksimalkan supaya kali busa tidak tertumpuk sampah lagi,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas PUPR Kabupaten Bekasi akan kembali melakukan normalisasi di Kali Busa pada tahun ini. Anggaran yang dialokasikan untuk normalisasi tersebut yakni sebesar Rp500 juta. Pada 2018, juga telah dilakukan normalisasi tiga tahap. Namun, masih sempat terjadi penumpukan sampah pada beberapa waktu kebelakang.

Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi berencana untuk menyorot kegiatan normalisasi yang dilakukan tahun lalu.(neo/and)

Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 13 =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker