Berita UtamaKriminalMetropolisPeristiwa

Tahanan Narkoba Tewas sebelum Sidang

RadarBekasi.id – Seorang tahanan narkoba Ridwan Jumarwan diketahui meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi.

Sejatinya, Ridwan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bekasi Rabu (7/8), terkait kasus yang menjeratnya,

Namun hingga sidang dibuka oleh Majelis Hakim Tri Yuliani, terdakwa belum dihadirkan di ruang persidangan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyampaikan bahwa pihaknya tidak bisa menghadirkan terdakwa dengan alasan sakit.

Mendapati keterangan tersebut, Majelis Hakim menutup persidangan dengan alasan JPU tidak bisa untuk menghadirkan terdakwa. Sidang pun urung dilakukan.

”Sekira pukul 14.00, Ketua Majelis Hakim perkara tersebut yaitu Ibu Tri Yuliani membuka sidang, namun Jaksa Penuntut Umum yaitu Ibu Eviani menyampaikan tidak dapat menghadirkan terdakwa karena terdakwa sakit,” terang Humas PN Bekasi Djuyamto.

Diluar ruang persidangan JPU memberikan keterangan kepada majelis hakim bahwa terdakwa atas nama Ridwa Jumarwan meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi. Majelis hakim pun meminta kepada JPU untuk meminta surat keterangan kematian terdakwa.

Sebelumnya beredar terdakwa kasus narkotika tersebut meninggal di dalam sel atau ruang tahanan PN Bekasi. Hal itu pun tidak dibenarkan oleh Djuyamto.

Terkait dengan kronologis penyakit yang menyebabkan terdakwa meninggal dunia, Djuyamto belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut. Diketahui Ridwan didakwa pasal 114 ayat 1 subsidair pasal 112 ayat 1 undang-undang narkotika.

”Tentang sebab-sebab terdakwa meninggal, kami belum memperoleh informasi lebih lanjut,” tutup Djuyamto. (sur)

Close