Olahraga

Menengok Persiapan NPCI Kabupaten Bekasi jelang Peparnas

Jadi Rumah Pelatda, Libatkan 20 Atlet

DIPERSIAPKAN: Stadion Wibawamukti Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi bakal dipersiapkan sebelum digunakan menjadi lokasi Pelatda Cabor atletik NPCI Jabar. DOK/RADAR BEKASI

Radarbekasi.id – National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi resmi menjadi tuan rumah, Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Jawa Barat, pada Cabang Olahraga (Cabor) Atletik untuk persiapan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2020.

Wakil Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) NPCI Kabupaten Bekasi, Rudi Hartono mengatakan, pelaksanaan pemuasatan latihan akan dimulai pada Oktober hingga November 2019.

”Persiapan semua akan dijalankan disekitaran Stadion Wibawamukti. Kita juga saat ini sedang mempersiapkan, untuk menyambut pelatda tersebut,” ujarnya saat ditemui Radar Bekasi di Kantor NPCI, Komplek Stadion Wibawamukti, Kecamatan Cikarang Timur, Senin (11/8).

Menjadi tuan rumah, kata dia, NPCI di ditunjuk langsung oleh NPCI Jawa Barat. Pasalnya, dari segi kesiapan dan kelengkapan, Kabupaten Bekasi dinilai lebih siap untuk bisa memaksimalkan kekuatan atlet Jabar.

”Kita untuk menjadi tuan rumah, di ajang persiapan menghadapi peparnas nanti memang cukup baik. Semua infrastruktur untuk mendukung Pelatda daerah sudah mumpuni,” katanya.
Lebih jauh, selain menjadi tuan rumah, atlet Kabupaten Bekasi yang sudah resmi akan menjalai pelatnas sebanyak 21 atlet. Terbagi pada dua kelompok, pertama di usia pelajar sebanyak enam atlet.

”Untuk pelajar, atlet kita yang masuk sebanyak enam orang. Mereka akan maju pada nomor, lari, sprint, loncat jauh dan tolak peluru,” lanjutnya.

Sementara itu, untuk kelompok lainnya yakni kategori senior sebanyak 15 atlet binaan masuk pada kualifikasi dan sudah dipastijan akan diterjunkan pada nomor andalan seperti lempar cakram, tolak peluru, lari 100, 200, 800 dan 5000 meter.

”Pelatda ini, kurang lebih akan berjalan selama tiga bulan, bahkan lebih. Tapi bila kita mengukur, besar kemungkinan hanya tiga bulan saja,” bebernya.

Dilokasi yang sama, Sekretaris Umum NPCI Kabupaten Bekasi, Norman mengakui akan program Jawa Barat tersebut. Secara teknis, semua persiapan tengah dilakukan.

”Sebenarnya ada program lain yang akan kita hadapi di akhir tahun 2019. Yaitu, penjaringan atlet usia dini. Karena, dari schedule yang ada, untuk menghadapi Peparda 2022, beberapa atlet poensial akan dicari secara khusus melibatkan semua stakeholder di Kabupaten Bekasi,” tukasnya. (dan)

Tags
Lebihkan

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 − fourteen =

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker